Jangan Asal Pakai, Begini Cara Rawat Smartwatch

  • 22 Sep 2026 10:58 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • Smartwatch memerlukan perawatan khusus untuk menjaga fungsi dan memperpanjang usia pakainya.
  • Teknisi smartwatch Sohibul Ihsan merekomendasikan lima cara sederhana perawatan smartwatch yang berfokus pada pengisian daya, paparan air, dan cara penggunaan.
  • Perawatan yang tepat meliputi penanganan pengisian daya, perlindungan dari air, dan perlakuan hati-hati saat penggunaan sehari-hari.

RRI.CO.ID, Serang – Smartwatch atau jam pintar kini banyak digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari, mulai dari memantau aktivitas hingga menjadi perangkat pendukung komunikasi. Agar perangkat tetap berfungsi dengan baik dan memiliki usia pakai lebih panjang, pengguna perlu memperhatikan cara penggunaan dan perawatannya.

Teknisi smartwatch, Sohibul Ihsan mengatakan, terdapat lima hal sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kondisi smartwatch. Perawatan tersebut terutama berkaitan dengan pengisian daya, paparan air, hingga cara pengguna memperlakukan perangkat saat digunakan.

“Yang pertama, gunakan kepala charger yang 5 watt aja. Jangan pakai yang lebih dari itu, yang 18 watt, 25 watt, 33 watt, 40 watt, 120 watt, jangan. Bar performa baterainya tetap bagus,” katanya saat diwawancarai RRI, Selasa, 22 September 2026.

Sohibul menjelaskan, pengguna juga perlu memperhatikan waktu pengisian daya smartwatch. Ia menyarankan smartwatch mulai diisi ketika persentase baterai sudah rendah, tetapi tidak menunggu sampai perangkat benar-benar kehabisan daya.

“Isi daya smartwatch ketika baterainya sudah low bat, sudah 20 persen, sudah 15 persen, paling kecil sudah 10 persen itu sudah harus diisi dayanya. Jangan sampai nunggu low bat banget, karena pertama nge-charge-nya juga bakalan lama dan performa baterainya juga bakalan turun,” ujarnya.

Pengguna juga diingatkan untuk tidak membiarkan smartwatch terus terhubung dengan charger setelah baterai mencapai 100 persen. Menurut Sohibul, kabel pengisi daya sebaiknya segera dilepas setelah baterai penuh untuk menjaga kondisi baterai.

“Ketika baterai kalian sudah 100 persen, cabut aja kabelnya, cabut aja smartwatch-nya. Jangan didiemin semalaman, jangan didiemin berjam-jam ketika smartwatch-nya lagi dicas dan baterai udah penuh,” ucapnya.

Perawatan berikutnya berkaitan dengan air, meskipun smartwatch memiliki fitur tahan air seperti IP67, IP68, maupun ketahanan 3 ATM dan 5 ATM. Sohibul mengingatkan pengguna tetap membatasi paparan air dan melepas smartwatch jika memungkinkan agar perangkat tidak terlalu sering terkena air.

“Memang IP67, IP68 itu tahan air, tapi sebisa mungkin jangan terlalu sering karena biar smartwatch awet. Yang 5 ATM juga sudah aman buat dipakai berenang, tapi kalau misalkan bisa dilepas, lepas aja,” katanya.

Terakhir, pengguna diminta tidak menggunakan smartwatch secara sembarangan meskipun perangkat memiliki klaim tahan banting atau standar tertentu. Perlindungan tambahan seperti antigores juga dapat diperhatikan karena kaca smartwatch tetap berpotensi mengalami kerusakan ketika terbentur atau tergores.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....