Kenali Phase Failure, Komponen Penting untuk Amankan Sistem Kelistrikan
- 14 Sep 2026 11:33 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Menjaga kestabilan pasokan listrik tiga fase menjadi hal krusial agar perangkat elektronik tidak mudah rusak. Di RRI Banten, komponen seperti phase failure diandalkan untuk memantau kondisi tegangan listrik secara real-time.
Teknisi di RRI Banten, Abdul Hakim menjelaskan fungsi komponen phase failure untuk memantau kondisi kelistrikan tiga fase. Komponen ini memiliki sejumlah fitur pengaman, di antaranya phase failure, under voltage, dan over voltage berfungsi mendeteksi kondisi tegangan listrik yang tidak normal.
Abdul Hakim mengatakan, phase failure bekerja dengan memantau kondisi tegangan pada masing-masing fase. Apabila salah satu fase mengalami gangguan atau kehilangan tegangan, komponen tersebut dapat mendeteksi kondisi tersebut sehingga sistem dapat memberikan respons sesuai dengan pengaturan pengaman yang digunakan.
Selain mendeteksi kehilangan fase, komponen tersebut juga dilengkapi fitur under voltage dan over voltage. Fitur under voltage berfungsi mendeteksi ketika tegangan listrik berada di bawah batas yang telah ditentukan, sedangkan over voltage mendeteksi apabila tegangan melebihi batas yang ditetapkan.
Menurut Abdul Hakim, keberadaan fitur tersebut penting untuk membantu menjaga peralatan listrik dari kondisi tegangan yang tidak sesuai. Pasokan listrik yang terlalu rendah maupun terlalu tinggi dapat memengaruhi kinerja peralatan, sehingga kondisi tegangan perlu dipantau agar tetap berada dalam batas yang aman.
“Di dalam phase failure ini ada beberapa pengaman, seperti untuk mendeteksi kehilangan fase, kemudian ada under voltage dan over voltage. Jadi ketika tegangan terlalu rendah atau terlalu tinggi, sistem bisa mendeteksi kondisi tersebut,” ujarnya, Senin, 14 September 2026.
Ia menjelaskan, sistem kelistrikan tiga fase membutuhkan kondisi tegangan yang sesuai agar peralatan dapat bekerja secara optimal. Dengan adanya fitur pendeteksi tersebut, kondisi kelistrikan yang tidak normal dapat diketahui lebih awal dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.
Abdul Hakim menambahkan, penggunaan komponen dengan fitur phase failure, under voltage, dan over voltage menjadi salah satu bagian dalam upaya menjaga keandalan sistem kelistrikan. Fitur tersebut membantu memberikan perlindungan terhadap peralatan yang membutuhkan pasokan listrik dengan kondisi tegangan yang stabil.
“Jadi fungsinya bukan hanya mendeteksi fase yang hilang, tetapi juga memantau apakah tegangan terlalu rendah atau terlalu tinggi,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....