Kunci Es Jeruk Segar, Pilih Jeruk Berkualitas

  • 24 Agt 2026 19:50 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang – Kesegaran menjadi salah satu faktor penting dalam membuat es jeruk yang diminati konsumen. Pemilihan bahan baku, takaran yang konsisten hingga penggunaan gula menjadi perhatian Owner Es Jeyuk, Dyah Puspita Ningrum, dalam menjaga kualitas minuman yang dijualnya.

Owner Es Jeyuk, Dyah Puspita Ningrum mengatakan pemilihan jeruk menjadi tahap awal yang tidak boleh dilakukan sembarangan. Ia memilih jeruk dengan kualitas grade A dari pemasok untuk menjaga rasa dan memudahkan proses produksi.

Menurut Dyah, jeruk dengan kualitas rendah cenderung berukuran lebih kecil sehingga membutuhkan lebih banyak buah untuk mendapatkan sari jeruk sesuai kebutuhan. Kondisi tersebut juga dinilai dapat memengaruhi rasa minuman yang dihasilkan.

“Kalau saya milihnya itu di supplier yang grade A. Karena kalau pakai jeruk yang grade C itu kecil-kecil, lebih capek meresnya dan terlalu banyak,” kata Dyah saat dialog dalam program UMKM Bicara bersama RRI Pro 1 Banten, Senin, 24 Agustus 2026,

Ia menjelaskan, usaha Es Jeyuk tidak menentukan takaran berdasarkan jumlah buah yang digunakan dalam satu gelas. Sebaliknya, setiap minuman dibuat menggunakan takaran tertentu agar rasa tetap konsisten meskipun ukuran jeruk berbeda. “Kita bikinnya itu bukan berdasarkan berapa butir. Kita pakai takaran, jadi rasanya tetap konsisten,” ujarnya.

Selain memilih jeruk, Dyah juga melakukan penyortiran secara langsung setiap kali bahan baku datang. Jeruk yang busuk maupun belum cukup matang dipisahkan sebelum digunakan untuk berjualan.

Ia menyebut proses penyortiran masih dilakukan sendiri karena ingin memastikan kualitas buah yang digunakan sesuai standar usaha. Hal serupa diterapkan pada pembuatan air gula yang dilakukan sendiri setiap hari.

“Jeruk yang busuk, jeruk yang belum terlalu matang itu saya pinggirkan dulu. Bahkan air gula juga saya bikin sendiri,” katanya.

Dyah mengatakan Es Jeyuk menggunakan jeruk asli dan gula yang dicairkan dengan air, tanpa menggunakan sirup sebagai pemanis. Konsumen juga dapat meminta kadar gula dikurangi atau membawa pemanis sendiri sesuai kebutuhan.

“Es jeruk ini enggak pakai tambahan air, jadi murni jeruk sama gula. Kalau mau enggak pakai air gula, ada juga yang bawa stevia sendiri,” ucapnya.

Menurut Dyah, konsistensi rasa menjadi bagian penting untuk membuat pelanggan kembali membeli. Ia menilai kualitas bahan baku dan proses produksi yang terjaga dapat menjadi pembeda di tengah banyaknya penjual es jeruk.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....