Inovasi Lentara Angkat Pariwisata Banten Mendunia

  • 22 Jul 2026 08:18 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang – Potensi pariwisata pesisir Banten terus didorong agar semakin dikenal luas oleh masyarakat internasional. Melalui inovasi prototype aplikasi bernama Lentara, mahasiswa Untirta menawarkan solusi digital untuk pemerataan kunjungan wisatawan di kawasan Tanjung Lesung dan Sawarna.

Peraih Silver Medal International Youth Summit 2026, Muhamad Bun Yana Nurfais, mengatakan aplikasi ini dirancang dengan memadukan teknologi pemetaan digital, analisis data keramaian real time, dan fitur kecerdasan buatan. Langkah tersebut bertujuan membantu wisatawan menemukan alternatif tempat wisata yang nyaman di kawasan pesisir Banten.

"Kita memadukan fitur Google Maps, Strava, dan ChatGPT di satu aplikasi untuk mendeteksi seberapa padatnya tempat wisata. Kalau Pantai Pandan Carita lagi penuh, aplikasinya bisa langsung mengalihkan rekomendasi ke tempat lain agar usahanya merata," katanya dalam program Sore Ceria bersama RRI Pro 2 Banten, Selasa, 21 Juli 2026.

Fais mengungkapkan bahwa pemilihan topik pariwisata Banten sempat melalui diskusi panjang di internal tim. Pada awalnya mereka berniat mengangkat potensi daerah lain seperti Bali, namun akhirnya sepakat untuk fokus mengangkat dan mempromosikan kekayaan alam Banten sendiri ke tingkat dunia.

Gagasan pemerataan pariwisata berbasis aplikasi pintar tersebut dipresentasikan dalam ajang International Youth Summit yang diselenggarakan oleh Universiti Putra Malaysia. Inovasi lokal Banten ini berhasil memikat perhatian dewan juri hingga dianugerahi penghargaan silver medal.

Konsep aplikasi Lentara tidak hanya menawarkan kemudahan pemetaan, tetapi juga mengintegrasikan promosi bagi para pelaku UMKM di sekitar lokasi wisata. Kehadiran fitur augmented reality dan obrolan berbasis kecerdasan buatan semakin melengkapi kecanggihan sistem aplikasi ini.

Keberhasilan gagasan ini membuktikan bahwa isu-isu lokal daerah dapat dikemas secara modern menggunakan pendekatan teknologi. Tim pengembang berharap prototype ini dapat dilirik oleh instansi pemerintah terkait untuk diaplikasikan secara nyata.

"Kita ini putra-putri daerah dan kuliah di Banten, kenapa kita enggak kenalin Banten saja ke luar negeri seperti Malaysia dan Thailand. Ternyata di sekeliling kita banyak sekali potensi pariwisata yang harus diberdayakan," ucapnya.

Pengembangan aplikasi wisata digital ini menjadi sumbangsih nyata mahasiswa dalam mendukung sektor pariwisata daerah. Melalui inovasi ini, potensi keindahan alam dan UMKM di pesisir Banten diharapkan dapat terus berkembang pesat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....