Keputusan KB Perlu Disepakati Suami dan Istri
- 06 Jun 2026 13:59 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang – Keputusan untuk mengikuti program Keluarga Berencana (KB) sebaiknya diambil melalui musyawarah antara suami dan istri. Hal tersebut disampaikan Ustazah Ai Judiyyah Fahmi saat mengisi program Mutiara Pagi di RRI Pro 1 Banten, Sabtu, 6 Juni 2026.
Menurutnya, KB bukan hanya berkaitan dengan kesehatan perempuan, tetapi juga menyangkut kehidupan keluarga secara keseluruhan. Oleh karena itu, komunikasi dan kesepakatan bersama menjadi hal yang penting sebelum menentukan metode kontrasepsi yang akan digunakan.
Menurutnya, setiap metode memiliki karakteristik, kelebihan, serta risiko yang berbeda sehingga pasangan perlu memahami prosedur yang akan dijalani sebelum menentukan pilihan. Selain mempertimbangkan efektivitas alat kontrasepsi, faktor kesehatan pengguna juga harus menjadi perhatian utama.
"Harus ada izin suami dan dipilih metode yang paling cocok, karena KB itu cocok-cocokan. Ada yang cocok dengan pil, suntik, maupun implan," ujarnya.
Menurutnya, program Keluarga Berencana (KB) bukan hanya berkaitan dengan kesehatan perempuan, tetapi juga menyangkut kehidupan keluarga secara keseluruhan. Keputusan untuk menggunakan KB tidak seharusnya dibebankan kepada istri semata, melainkan perlu dibicarakan dan disepakati bersama antara suami dan istri.
Komunikasi yang baik dinilai penting agar kedua belah pihak memahami tujuan penggunaan KB, baik untuk menunda kehamilan, menjaga kesehatan ibu, maupun mempersiapkan pengasuhan anak secara lebih optimal. Dengan adanya kesepakatan bersama, pasangan dapat menentukan langkah yang terbaik sesuai kondisi keluarga masing-masing tanpa menimbulkan kesalahpahaman di kemudian hari.
Selain itu, pemahaman yang baik mengenai metode kontrasepsi juga dapat membantu pasangan menjalankan program KB sesuai tujuan yang diharapkan, yaitu menjaga kesehatan ibu, memberikan perhatian yang cukup kepada anak, serta mewujudkan keluarga yang harmonis dan sejahtera.
Ia berharap setiap pasangan dapat mengambil keputusan secara bijaksana dan mengedepankan kemaslahatan keluarga. Dengan komunikasi yang baik, tujuan menjaga kesehatan ibu dan kualitas pengasuhan anak dapat tercapai secara optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....