Steril Rahim Diperbolehkan dengan Alasan Kesehatan

  • 06 Jun 2026 13:50 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang– Tindakan steril rahim dalam pandangan Islam dapat diperbolehkan apabila dilakukan karena alasan kesehatan yang kuat dan berdasarkan pertimbangan medis. Hal tersebut disampaikan Ustazah Ai Judiyyah Fahmi dalam program Mutiara Pagi RRI Pro 1 Banten, Sabtu, 6 Juni 2026.

Menurutnya, hukum sterilisasi tidak bisa disamaratakan untuk semua kondisi. Islam mempertimbangkan aspek keselamatan dan kesehatan seseorang dalam menentukan hukum suatu tindakan medis.

Ia menjelaskan, apabila seorang perempuan memiliki kondisi kesehatan yang berisiko tinggi untuk menjalani kehamilan berikutnya, maka sterilisasi dapat menjadi pilihan yang dibenarkan. Terlebih jika tindakan tersebut direkomendasikan oleh tenaga medis demi mencegah bahaya yang lebih besar.

"Steril pun boleh kalau memang ada alasan kesehatan. Misalnya dokter menyatakan kehamilan berikutnya berisiko bagi keselamatan ibu," ujarnya.

Selain sterilisasi, tindakan medis lain seperti pengangkatan rahim juga dapat diperbolehkan apabila dilakukan dalam kondisi darurat. Menurutnya, syariat Islam memberikan ruang bagi tindakan medis yang bertujuan menjaga keselamatan jiwa dan kesehatan seseorang.

"Steril boleh juga. Kalau syaratnya tadi misalkan ibunya ini sudah tidak bisa lagi untuk mengandung. Jadi untuk para suami jangan kukuh istrinya harus melahirkan terus," ujarnya.

Ia menegaskan, kebolehan tersebut berbeda dengan tindakan yang dilakukan semata-mata untuk menghindari keturunan tanpa alasan yang dibenarkan. Dalam Islam, tujuan dan kondisi yang melatarbelakangi suatu tindakan menjadi faktor penting dalam penetapan hukumnya.

Menurutnya, ketentuan tersebut menunjukkan bahwa Islam tidak mengabaikan perkembangan ilmu kedokteran, selama tindakan yang dilakukan bertujuan menjaga kesehatan dan keselamatan manusia.

Karena itu, masyarakat diharapkan memahami bahwa Islam tidak hanya melihat persoalan KB dan sterilisasi dari sisi hukum semata, tetapi juga mempertimbangkan kemaslahatan, kesehatan, dan keselamatan keluarga secara menyeluruh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....