Kesbangpol Pandeglang Ajak Warga Bijak Bermedia Sosial

  • 01 Jun 2026 11:03 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang - Penggunaan media sosial secara bijak menjadi salah satu kunci menjaga persatuan bangsa di era digital. Masyarakat diminta lebih selektif dalam menerima dan menyebarkan informasi guna mencegah munculnya perpecahan akibat penyebaran hoaks dan provokasi.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Pandeglang, Muklis Arifin, mengatakan media sosial saat ini telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Selain berfungsi sebagai sarana komunikasi, media sosial juga menjadi sumber informasi dan edukasi yang mudah diakses.

Namun di sisi lain, perkembangan teknologi digital juga menghadirkan berbagai tantangan. Salah satunya adalah maraknya informasi yang belum tentu benar dan dapat memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Masyarakat harus membiasakan diri melakukan verifikasi terhadap informasi yang diterima sebelum membagikannya kepada orang lain,” ucap Muklis dalam program Banten Menyapa RRI Pro 1 Banten, Senin 1 Juni 2026.

Langkah tersebut penting untuk mencegah penyebaran berita bohong yang dapat mengganggu stabilitas sosial. Ia menilai tantangan lain yang perlu diwaspadai adalah masuknya berbagai pengaruh budaya luar melalui media digital. Karena itu, masyarakat terutama generasi muda harus mampu menyaring informasi dan budaya yang sesuai dengan nilai-nilai bangsa Indonesia.

Kesbangpol Pandeglang juga terus melakukan edukasi kepada pelajar dan masyarakat mengenai pentingnya literasi digital. Edukasi tersebut bertujuan membangun kesadaran agar media sosial digunakan sebagai sarana yang produktif dan bermanfaat.

“Tantangan terbesar saat ini adalah hoaks dan informasi yang belum tentu benar. Masyarakat harus lebih selektif, memeriksa sumber informasi, dan tidak langsung menyebarkan setiap informasi yang diterima,” katanya.

Muklis menegaskan kondisi sosial dan politik di Kabupaten Pandeglang saat ini masih kondusif. Ia berharap masyarakat terus menjaga toleransi, memperkuat persaudaraan, dan menggunakan media sosial secara bertanggung jawab agar persatuan bangsa tetap terjaga. Menurutnya, Pancasila harus terus dijadikan pedoman dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan di era digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....