Rolling Shutter Bikin Objek Bergerak Terlihat Distorsi

  • 16 Mei 2026 17:17 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Dalam dunia fotografi dan videografi digital, tidak semua objek bergerak terekam persis seperti yang terlihat oleh mata manusia. Dalam beberapa kondisi tertentu, gerakan cepat justru dapat menghasilkan bentuk visual yang tampak melengkung atau terdistorsi.

Fenomena ini dikenal sebagai rolling shutter, yaitu efek distorsi yang muncul ketika sensor kamera merekam gambar secara bertahap, bukan sekaligus dalam satu waktu. Akibatnya, objek yang bergerak cepat dapat terlihat berubah bentuk meskipun kondisi aslinya tetap normal.

Dalam kajian fotografi digital, rolling shutter umumnya terjadi saat kamera merekam gerakan dengan kecepatan tinggi atau saat kamera digerakkan secara cepat. Karena proses pembacaan sensor berlangsung berurutan, bagian atas dan bawah gambar tidak terekam pada waktu yang benar-benar bersamaan.

Seorang Fotografer asal Kabupaten Serang, Banten, Arkan menjelaskan, efek ini sering muncul tanpa disadari dalam aktivitas pengambilan gambar sehari-hari. “Objek bergerak bisa terlihat miring atau bergelombang karena sensor membaca gambar sedikit demi sedikit,” ujarnya kepada RRI pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Sebagai contoh, baling-baling pesawat atau kipas angin terkadang terlihat melengkung saat direkam menggunakan kamera digital tertentu. Padahal, bentuk asli benda tersebut tetap lurus, namun proses pembacaan sensor membuat tampilannya tampak berubah.

Fenomena serupa juga sering terlihat saat merekam kendaraan melaju cepat atau ketika kamera digerakkan secara mendadak ke arah tertentu. Dalam kondisi tersebut, garis bangunan atau objek vertikal dapat terlihat miring dan tidak proporsional dalam hasil gambar.

Menariknya, rolling shutter bukan disebabkan oleh kerusakan kamera, melainkan keterbatasan cara kerja sensor digital dalam menangkap gerakan cepat. Oleh karena itu, efek ini dapat muncul pada berbagai perangkat, terutama saat digunakan dalam kondisi ekstrem tertentu.

Selain itu, tingkat distorsi rolling shutter juga dapat berbeda tergantung kecepatan gerakan serta kemampuan sensor dalam membaca informasi visual. Semakin cepat pergerakan objek atau kamera, maka kemungkinan distorsi akan semakin terlihat jelas.

Namun demikian, efek rolling shutter dapat dikurangi dengan teknik pengambilan gambar yang lebih stabil dan terkontrol dalam proses perekaman. Penggunaan gerakan kamera yang lebih halus biasanya membantu mengurangi distorsi visual yang muncul pada objek bergerak.

Dengan memahami fenomena ini, pengguna dapat lebih peka terhadap cara kerja kamera digital saat merekam gerakan dalam berbagai situasi. Pada akhirnya, rolling shutter menjadi salah satu aspek penting yang menunjukkan bahwa teknologi visual juga memiliki keterbatasan dalam menangkap realitas secara sempurna.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....