Dewi Saarah Tuangkan Perjuangan lewat "Es Buah di Jalan Colombo"

  • 24 Apr 2026 15:34 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Kisah perjuangan penyandang disabilitas kembali hadir melalui karya inspiratif. Dewi Saarah, penulis asal Serang, memperkenalkan bukunya berjudul Es Buah di Jalan Colombo dalam dialog bersama Pro2 FM RRI Banten, Kamis, 23 April 2026. Buku tersebut menjadi refleksi perjalanan hidupnya dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan fisik hingga perjuangan menempuh pendidikan tinggi.

Dalam wawancara tersebut, Saarah mengungkapkan bahwa buku yang ditulisnya merupakan bentuk ekspresi diri atas pengalaman hidup yang dialami sejak kecil. Ia memilih menulis sebagai medium utama karena memiliki keterbatasan dalam berbicara. Melalui tulisannya, Saarah mampu menyampaikan cerita secara lebih jujur dan natural tanpa batasan.

Judul Es Buah di Jalan Colombo memiliki makna khusus yang berangkat dari pengalaman pribadi. Istilah “es buah” muncul dari respons meremehkan teman-temannya saat ia mengutarakan keinginan melanjutkan studi S2. Ucapan tersebut kemudian ia jadikan simbol motivasi untuk membuktikan kemampuannya hingga berhasil melanjutkan pendidikan magister di Universitas Negeri Yogyakarta.

Perjalanan Saarah tidaklah mudah. Ia mengaku pernah mengalami bullying sejak lama hingga berdampak pada kondisi mentalnya. Bahkan, ia sempat mengalami tekanan berat yang membuatnya harus mendapatkan penanganan medis. Namun, pengalaman tersebut justru menjadi titik balik untuk bangkit dan membuktikan diri melalui pendidikan.

Selain itu, keterbatasan fisik akibat gangguan saraf yang memengaruhi pendengaran dan kemampuan bicara juga menjadi tantangan tersendiri. Dalam bukunya, Saarah lebih menekankan proses panjang yang telah dilalui sejak masa kecil, dibandingkan sekadar menceritakan pengalaman bullying semata.

Motivasi untuk melanjutkan pendidikan juga datang dari dosen yang mendorongnya menjadi akademisi di bidang pendidikan luar biasa. Meski sempat diragukan oleh lingkungan sekitar dan terkendala kondisi ekonomi keluarga, Dewi akhirnya berhasil melanjutkan studi S2 melalui beasiswa LPDP setelah melewati berbagai tahapan seleksi yang ketat.

“Ya sudah, aku berjuang untuk dapat S2 melalui beasiswa,” ujarnya.

Kini, melalui buku Es Buah di Jalan Colombo, Dewi Saarah tidak hanya berbagi cerita, tetapi juga menginspirasi banyak orang bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Karyanya menjadi bukti bahwa tekad dan ketekunan mampu mengubah keraguan menjadi pencapaian nyata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....