Perempuan Gen Z Harus Kuat Hadapi Era Digital

  • 22 Apr 2026 13:54 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang – Generasi muda, khususnya perempuan, didorong untuk lebih bijak menghadapi tekanan di era digital yang kian masif. Hal ini diutarakan The Winner of Iconic Woman Leaders Awards 2026 tingkat ASEAN, Farhatun Najiah dalam program Tik Talk bersama RRI Pro 2 Banten, Selasa, 21 April 2026.

Farhatun Najiah menyoroti perkembangan teknologi tidak hanya membuka peluang, tetapi juga menghadirkan tantangan baru bagi perempuan. Salah satunya adalah munculnya standar sosial di media digital yang memengaruhi cara pandang terhadap diri sendiri.

Menurutnya, standar yang terbentuk di media sosial kerap membuat perempuan merasa tidak cukup baik. Kondisi ini berpotensi menurunkan rasa percaya diri jika tidak disikapi dengan bijak.

“Perasaan insecure itu wajar, tapi jangan dijadikan alasan untuk berhenti berkembang. Justru itu harus jadi motivasi untuk menjadi lebih baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, rasa tidak percaya diri dapat menjadi dorongan positif apabila dikelola dengan baik. Sebaliknya, jika tidak dikendalikan, hal tersebut justru dapat menghambat potensi diri.

Farhatun Najiah menekankan pentingnya fokus pada kelebihan dan peluang yang dimiliki. Pengenalan diri menjadi langkah awal dalam membangun kepercayaan diri di tengah tekanan lingkungan digital.

Selain itu, perempuan juga diingatkan agar tidak mudah terpengaruh oleh penilaian di media sosial. Validasi diri seharusnya berasal dari dalam diri, bukan dari pengakuan pihak lain.

“Percaya pada diri sendiri itu penting, karena kalau kita tidak percaya, orang lain juga tidak akan percaya,” ucapnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pendidikan dan pengembangan diri sebagai bekal utama perempuan untuk mandiri. Perempuan yang kuat dinilai bukan yang bergantung, melainkan yang mampu berdiri dengan kapasitas dirinya sendiri.

Perempuan, lanjutnya, memiliki peran besar dalam membentuk generasi masa depan. Oleh karena itu, peningkatan kualitas diri perlu terus dilakukan secara konsisten.

Melalui momentum Hari Kartini, perempuan muda diharapkan mampu memperkuat kepercayaan diri dan berani menunjukkan potensi yang dimiliki. Dengan demikian, perempuan Indonesia dapat menghadapi tantangan era digital dengan lebih siap dan percaya diri, ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....