Kecerdasan Buatan dalam Penyiaran Tak Dapat Dihindari

  • 06 Apr 2026 16:19 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Perkembangan kecerdasan buatan (AI) dalam dunia penyiaran dinilai sebagai keniscayaan yang tidak bisa dihindari. Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Mohamad Reza, menegaskan AI bukanlah musuh bagi insan penyiaran, melainkan alat yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Menurut Reza, kehadiran AI justru menuntut para penyiar dan pelaku industri kreatif untuk beradaptasi dengan cepat. Ia menekankan bahwa teknologi selalu berkembang dan manusia tidak bisa menolak perubahan tersebut.

“Saya selalu yakin voice over human voice over itu selalu dibutuhkan. Teknologi itu tidak bisa kita hindari. Yang bisa kita lakukan adalah menggunakan AI sebagai tools, alat yang akan mendampingi kita,” ujarnya kepada RRI, Senin 6 April 2026.

Ia juga mengingatkan agar pelaku penyiaran tidak memposisikan diri bersaing dengan AI. Sebaliknya, mereka harus meningkatkan kompetensi agar mampu memanfaatkan teknologi tersebut secara optimal.

Reza menambahkan, kunci utama menghadapi era AI adalah sikap adaptif dan kemauan untuk terus belajar. Dengan pendekatan tersebut, AI justru dapat menjadi pendorong lahirnya inovasi baru dalam dunia penyiaran, bukan ancaman yang harus ditakuti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....