Sibuk Kerja Bukan Alasan Tinggalkan Salat

  • 23 Jan 2026 06:36 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Kesibukan pekerjaan tidak dibenarkan menjadi alasan meninggalkan salat bagi seorang muslim. Hal itu ditegaskan oleh Ustaz Zainul Haq dalam dialog Mutiara Pagi RRI Pro 1 Banten, Jumat, 23 Januari 2026.

Ustaz menyampaikan, salat tetap wajib dilaksanakan dalam kondisi apa pun karena rezeki sejatinya datang dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. “Seorang yang muslim, apapun kondisinya dia harus tetap salat. Maka kita harus bisa mengatur waktu. Ingat pekerjaan kita dalam rangka mencari rezeki, tapi jangan lupa yang memberikan rezeki itu adalah Allah,” ujarnya.

Menurutnya, jika seseorang terus-menerus meninggalkan salat karena alasan pekerjaan, maka perlu dilakukan evaluasi terhadap prioritas hidupnya. Lebih lanjut disampaikan, waktu-waktu salat telah diatur dengan rentang yang cukup panjang dan fleksibel.

Salat Zuhur, Asar, maupun Isya tidak menuntut pelaksanaan di satu menit tertentu, melainkan memberi ruang agar umat Islam bisa menyesuaikan dengan aktivitasnya. Namun, hal itu tetap menuntut komitmen dan kedisiplinan.

Ia mencontohkan perjuangan para sahabat Nabi yang rela meninggalkan harta dan pekerjaan di Makkah demi menjaga ibadah. “Mereka hijrah dengan tangan kosong, tapi Allah gantikan dengan rezeki yang lebih besar,” ujarnya.

Dalam tausiyah tersebut, umat Islam diajak menata ulang orientasi hidup dengan menempatkan salat sebagai fondasi utama. Ia menegaskan bahwa menjaga salat justru akan membawa keberkahan dalam pekerjaan dan kehidupan. “Jangan korbankan akhirat demi dunia,” katanya.

Umat muslim diimbau menata ulang prioritas hidup, menempatkan salat sebagai kewajiban utama, sekaligus yakin bahwa Allah akan mencukupi kebutuhan hamba-Nya yang menjaga ibadah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....