Perempuan Diajak Syukuri Kemerdekaan dengan Ibadah

  • 10 Agt 2025 07:04 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Kaum perempuan memiliki peran penting dalam menjaga makna kemerdekaan melalui peningkatan iman dan takwa. Hal tersebut disampaikan oleh Ustazah Ai Judiyyah Fahmi dalam program Mutiara Pagi RRI Banten, Minggu (10/8/2025).

Ia mengajak muslimah untuk menjadikan setiap aktivitas rumah tangga dan pekerjaan sebagai wujud rasa syukur atas nikmat kemerdekaan. “Memerdekakan diri itu bukan hanya soal bangsa dari penjajahan, tapi juga diri kita dari sifat buruk seperti mengeluh, suuzon, malas, atau mudah marah. Ganti marah dengan ramah, ganti keluh kesah dengan semangat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya berselawat, karena selawat menjadi wasilah terkabulnya doa. “Tanpa selawat, doa kita bisa tergantung, tidak sampai kepada Allah. Jadi, perbanyaklah selawat,” ujarnya.

Dalam konteks kemerdekaan, Ustazah Aizudia mengingatkan agar perempuan tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa. Ia menyoroti bahwa dulu busana muslimah sulit didapat, sedangkan kini mudah dijangkau.

“Memakai pakaian sesuai syariat juga bentuk rasa syukur. Jangan sampai kemudahan ini malah membuat kita lalai dan membuka aurat,” ujarnya.

Selain itu, ia mengajak agar setiap doa dan ibadah diniatkan untuk kebaikan bangsa. “Doakan para pahlawan setiap saat, bukan hanya setahun sekali. Hadiahkan Al-Fatihah, dukung kegiatan positif, dan jadikan rumah tangga sebagai benteng moral bangsa,” ujarnya.

Ia berharap perempuan Indonesia terus menjadi motor penggerak kebaikan. “Jika ibu-ibu kuat imannya, maka insyaallah anak-anak dan keluarganya akan tumbuh menjadi generasi yang berkontribusi untuk negeri,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....