Teknik Dasar Memulai Karir Voice Over dari Rumah
- 23 Apr 2025 16:29 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Di era serba digital seperti sekarang, banyak profesi baru bermunculan dan bisa dikerjakan dari rumah. Salah satunya adalah voice over talent, sebuah pekerjaan yang mengandalkan kemampuan suara untuk menghidupkan berbagai jenis konten. Ratih Setya, seorang voice talent profesional, membagikan pengalamannya menekuni profesi ini dan memberikan sejumlah tips bagi pemula yang ingin terjun ke dunia voice over.
Menurut Ratih, langkah pertama yang harus dilakukan bagi siapa saja yang ingin menjadi pengisi suara adalah mencintai suara sendiri. “Kadang kita enggak nyaman denger suara sendiri, padahal itu modal utama. Harus bisa nerima dan nyaman dulu dengan suara kita sendiri,” katanya seraya menambahkan setelah itu, barulah seseorang bisa mulai mengasah kemampuan membaca naskah dan menyesuaikan intonasi dengan karakter brand yang dituju.
Ratih menyarankan pemula untuk aktif mencari referensi dan komunitas. “Sekarang banyak komunitas VO, selain itu YouTube juga bisa jadi tempat belajar. Coba rekam suara baca iklan atau narasi pendek, terus evaluasi hasilnya,” ujarnya. Dari situ, seseorang bisa mulai membangun portofolio dan mencoba tantangan voice over yang kerap muncul di media sosial.
Menariknya, profesi ini bisa dijalani secara remote tanpa harus keluar rumah. Hal ini tentu sangat menarik, apalagi bagi mereka yang ingin fleksibilitas dalam bekerja. Ratih mengungkapkan bahwa untuk memulai pekerjaan voice over dari rumah, dibutuhkan beberapa perangkat dasar, seperti laptop dan mikrofon. “Kalau baru mulai, cukup pakai mic dynamic yang langsung colok ke laptop, enggak ribet,” katanya.
Selain perangkat, kemampuan teknis dalam mengedit suara juga penting untuk dikuasai. Menurut Ratih, memahami basic audio editing akan sangat membantu dalam menghasilkan suara yang jernih dan layak dikirim ke klien. “Minimal tahu cara bersihin noise, potong bagian yang enggak perlu, dan atur volume,” kata Ratih.
Bagi yang belum punya alat lengkap atau masih kesulitan mengedit, Ratih menyarankan bekerja sama dengan studio video atau audio di sekitar tempat tinggal. “Itu bisa jadi solusi sementara. Tapi ke depannya lebih enak kalau kita bisa produksi sendiri di rumah,” ucapnya.
Meskipun terlihat sederhana, menjadi voice over talent tetap membutuhkan konsistensi dan kemauan untuk terus belajar. Menurut Ratih, tantangan utama bukan hanya soal teknis, tapi juga bagaimana menjaga semangat dan disiplin kerja, apalagi jika dikerjakan dari rumah yang penuh distraksi.
Di akhir perbincangan, Ratih memberi semangat bagi siapa pun yang ingin mencoba profesi ini. “Jangan takut mulai. Semua orang pernah jadi pemula. Yang penting mau belajar dan konsisten, nanti peluang akan datang sendiri,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....