Syukur dan Maaf, Jalan Terang Menuju Hidayah Allah SWT
- 10 Des 2024 11:06 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Dalam kehidupan, manusia sering kali dihadapkan pada perjalanan yang penuh ujian dan cobaan. Namun, di tengah dinamika tersebut, ada dua hal yang dapat menjadi jalan terang menuju hidayah Allah SWT, yaitu syukur dan maaf.
Keduanya adalah kunci utama untuk meraih kedamaian hati serta mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Ustaz Deni Rusli menyoroti dua hal penting yang mendukung seseorang mendapatkan petunjuk Allah SWT, yakni bersyukur dan memaafkan.
“Kita sering melupakan bahwa nikmat yang kita terima adalah anugerah Allah. Dengan bersyukur, nikmat itu akan bertambah, baik dalam jumlah maupun dalam rasa,” ucap Ustaz Deni dalam program Mutiara Pagi RRI, Selasa (10/12/2024).
Ia mengutip Surah Ibrahim ayat 7 yang menegaskan bahwa Allah akan menambah nikmat bagi mereka yang bersyukur. Selain itu, sikap memaafkan pelaku kezaliman juga menjadi salah satu kunci utama. Menurutnya, memaafkan bukan sekadar menyelesaikan konflik, tetapi juga membuka jalan bagi pelaku kezaliman untuk berubah.
“Islam mengajarkan bahwa membalas kezaliman bukanlah yang utama. Memaafkan dan memperbaiki pelaku kezaliman adalah langkah yang lebih mulia,” katanya.
Ustaz Deni menambahkan bahwa Islam mendorong umatnya untuk senantiasa berbuat baik, meski dalam situasi yang sulit.
“Memaafkan itu tidak hanya baik untuk orang lain, tetapi juga menenangkan hati kita sendiri. Ini adalah jalan menuju hidayah,” ujar Ustaz Deni.
Dengan mengamalkan rasa syukur dan memaafkan, Ustaz Deni berharap umat Islam mampu menjalani hidup yang lebih bermakna dan penuh petunjuk dari Allah SWT.
“Mari jadikan syukur dan maaf sebagai bagian dari keseharian kita,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....