Meminta dan Memberi Maaf dalam Islam
- 29 Nov 2024 09:32 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Islam mengajarkan pentingnya menjaga lisan dan menebarkan kebaikan, termasuk dalam hal meminta dan memberi maaf. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Sub Bagian TU Kemenag Kota Serang, Ustaz Deni dalam tausiah Mutiara Pagi bersama RRI Banten beberapa waktu lalu.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Deni menegaskan, meminta maaf dan memaafkan adalah sikap yang tidak bisa dipisahkan dari seorang Muslim yang bertakwa.
“Meminta maaf bukanlah tanda kelemahan, melainkan kekuatan untuk melawan ego. Ini mencerminkan keyakinan kepada Allah yang Maha Pengampun,” ujarnya.
Beliau juga mengingatkan bahwa tidak ada manusia yang luput dari kesalahan. Oleh karena itu, setiap individu dianjurkan untuk saling memaafkan.
“Rasulullah SAW bersabda, barang siapa yang menahan lidahnya dari ucapan yang menyakitkan, maka Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat (HR. Ibnu Abu Dunya),” ujarnya.
Dalam Islam, meminta maaf memerlukan keikhlasan dan kesungguhan. Ustaz Deni menyarankan agar dilakukan dengan hati yang lapang serta kesadaran penuh akan kekeliruan yang telah diperbuat.
Selain itu, memberi maaf memiliki pahala besar. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an, “Dan balasan kejahatan adalah kejahatan yang setimpal, tetapi barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya dari Allah” (QS. Asy-Syura: 40).
Ustaz Deni menyampaikan bahwa memaafkan adalah bentuk perwujudan sifat Allah yang Maha Pengampun.
“Dengan saling memaafkan, kita meneladani sifat Allah. Ini akan menjaga keharmonisan keluarga dan masyarakat, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....