Bahaya Tertawa Terbahak-bahak dalam Perspektif Islam
- 10 Nov 2024 12:29 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Tertawa adalah bagian dari ekspresi manusia yang tidak hanya memberikan kebahagiaan, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan. Namun, dalam Islam, ada batasan yang jelas mengenai cara dan frekuensi tertawa.
Tertawa yang berlebihan atau terbahak-bahak justru dapat menjadi bahaya, baik dari sisi spiritual maupun sosial. Hal ini diungkapkan oleh Ustazah Ai Judiyyah Fahmi, saat mengisi tausiah dalam program Mutiara Pagi RRI Banten, Minggu (10/11/2024).
“Tertawa terbahak-bahak yang berlebihan dapat membuat hati kita keras dan menjauh dari pengingat Allah. Kita harus ingat, bahwa Islam mengajarkan kita untuk hidup seimbang, bahagia tanpa melupakan tujuan akhir kita,” ujarnya.
Ustazah juga mengutip hadis Rasulullah SAW, yang menyatakan "Ingatlah demi Dzat yang jiwaku berada dalam genggamannya, seandainya kamu mengetahui seperti yang aku ketahui, niscaya kamu sedikit tertawa dan banyak menangis."
Selain itu, ada pula hadis yang mengatakan
Hadis ini mengingatkan umat Islam untuk tidak terlalu banyak tertawa, karena hal itu bisa mengaburkan kesadaran akan kehidupan akhirat yang lebih kekal. Lebih lanjut, ustazah juga menegaskan pentingnya menjaga adab dalam setiap tindakan, termasuk tertawa.
"Tertawa boleh, tetapi harus dengan batas yang tidak melupakan Allah. Islam tidak melarang kebahagiaan, tetapi kebahagiaan yang tidak berlebihan," ujarnya.
Berdasarkan pengajaran Islam, tertawa harus tetap berada dalam kerangka yang sopan dan penuh kesadaran akan Allah. Oleh karena itu, umat Islam diingatkan untuk menjaga keseimbangan dalam segala aspek hidup, termasuk dalam hal kebahagiaan dan cara mengekspresikannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....