Apasih Perbedaan Menabung dan Investasi?
- 26 Jan 2026 15:31 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Cilegon - Menabung dan investasi sering kali dianggap sama oleh masyarakat, padahal keduanya memiliki perbedaan mendasar, baik dari segi tujuan, risiko, maupun hasil yang diperoleh. Pemahaman yang tepat mengenai perbedaan menabung dan investasi menjadi penting agar masyarakat dapat mengelola keuangan secara lebih cerdas dan sesuai kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang.
Kaprodi Akuntansi Universitas Al-Khairiyah, Erlina Sari Pohan, menjelaskan perbedaan utama antara menabung dan investasi terletak pada tujuan dan risiko. “Menabung lebih cocok untuk tujuan jangka pendek dan menjaga likuiditas, sedangkan investasi ditujukan untuk tujuan jangka panjang dengan harapan nilai uang dapat berkembang,” ujarnya saat ditemui RRI, Senin, 26 Januari 2026.
Menabung umumnya dilakukan dengan menyimpan uang di tempat yang relatif aman, seperti tabungan bank atau celengan. Tujuan utama menabung adalah menjaga dana agar mudah diakses ketika dibutuhkan, misalnya untuk kebutuhan darurat, biaya pendidikan, atau rencana jangka pendek lainnya. Risiko menabung tergolong rendah, namun imbal hasilnya juga kecil karena bunga tabungan biasanya berada di bawah tingkat inflasi.
Sementara itu, investasi merupakan kegiatan menempatkan dana pada instrumen tertentu dengan harapan memperoleh keuntungan di masa depan. Instrumen investasi sangat beragam, mulai dari deposito, obligasi, reksa dana, saham, hingga properti. "Berbeda dengan menabung, investasi memiliki potensi keuntungan yang lebih besar, tetapi juga disertai risiko yang lebih tinggi", kata Erlina.
Menurut Erlina, banyak masyarakat yang masih ragu berinvestasi karena khawatir terhadap risiko. Padahal, risiko dalam investasi dapat dikelola dengan pengetahuan dan perencanaan yang baik. “Prinsipnya, semakin besar potensi keuntungan, maka semakin besar pula risikonya. Oleh karena itu, investor perlu memahami profil risikonya sebelum memilih instrumen investasi,” ucapnya.
Ia juga menambahkan bahwa inflasi menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan. Uang yang hanya disimpan dalam bentuk tabungan berpotensi mengalami penurunan nilai beli dari waktu ke waktu. “Di sinilah investasi berperan untuk membantu menjaga bahkan meningkatkan nilai kekayaan agar tidak tergerus inflasi,” kata Erlina.
Meski demikian, Erlina menekankan bahwa menabung dan investasi tidak harus dipertentangkan. Keduanya justru dapat saling melengkapi dalam perencanaan keuangan. Menabung tetap diperlukan untuk kebutuhan mendesak dan dana darurat, sementara investasi dapat digunakan untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang seperti dana pensiun atau pembelian aset.
Dengan memahami perbedaan menabung dan investasi, masyarakat diharapkan mampu mengambil keputusan keuangan yang lebih tepat. Edukasi literasi keuangan menjadi kunci agar masyarakat tidak hanya rajin menyimpan uang, tetapi juga mampu mengembangkan aset secara bijak dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....