Zakiyah Serahkan Ambulans Desa untuk Layanan Kesehatan Warga
- 26 Mei 2026 13:16 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menutup secara simbolis penyerahan ambulans desa di Balai Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Selasa, 26 Mei 2026. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa.
Program itu diprioritaskan bagi penanganan warga dalam kondisi darurat. Pemerintah Kabupaten Serang berharap ambulans desa dapat mempercepat proses rujukan pasien ke fasilitas kesehatan.
Penyerahan ambulans desa dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi layanan dasar masyarakat. Ambulans itu dilengkapi fasilitas penanganan pasien gawat darurat seperti tempat tidur dan perlengkapan medis pendukung lainnya.
Pemerintah Kabupaten Serang menilai kebutuhan ambulans desa masih cukup tinggi di sejumlah wilayah. Sebagian besar desa disebut belum memiliki ambulans khusus pelayanan kesehatan darurat.
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan bantuan ambulans desa diharapkan mampu meminimalisir angka kematian akibat keterlambatan penanganan medis. Ia menjelaskan pasien dalam kondisi darurat nantinya bisa segera dirujuk ke puskesmas maupun rumah sakit.
Menurutnya, keberadaan ambulans menjadi kebutuhan penting dalam pelayanan dasar masyarakat desa. “Harapannya semoga ini bisa meminimalisir angka kematian atau korban jiwa dengan adanya ambulans desa ini,” ujar Zakiyah.
Zakiyah menjelaskan pengadaan ambulans dilakukan melalui pengalihan anggaran pembelian mobil dinas kepala daerah. Ia memilih tidak mengambil fasilitas mobil dinas karena menilai masih banyak kebutuhan dasar masyarakat yang harus diprioritaskan.
Menurutnya, anggaran tersebut lebih bermanfaat jika digunakan untuk kepentingan pelayanan publik. Ia mengaku tetap dapat menjalankan kegiatan pemerintahan menggunakan kendaraan pribadi yang dimiliki di rumah.
Pada tahap awal, Pemerintah Kabupaten Serang menyerahkan lima unit ambulans desa dari total 326 desa yang ada. Penyaluran bantuan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah yang tersedia tahun ini.
Setiap unit ambulans diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp285 juta. Pemerintah daerah juga menerima banyak usulan serupa dari desa-desa lain yang membutuhkan ambulans.
Zakiyah menyebut pemerintah daerah akan berupaya menambah bantuan ambulans desa apabila pendapatan asli daerah meningkat pada tahun mendatang. Ia berharap dukungan layanan kesehatan desa dapat terus diperluas secara bertahap.
Menurutnya, keberadaan transportasi kesehatan sangat penting untuk mengurangi risiko korban jiwa akibat keterlambatan penanganan. Pemerintah Kabupaten Serang juga membuka peluang mencari dukungan program bantuan dari pemerintah pusat.
Selain penyerahan kendaraan, pemerintah daerah meminta kepala desa memperkuat koordinasi dengan tenaga kesehatan di wilayah masing-masing. Kerja sama dengan puskesmas, bidan desa, dan petugas kesehatan dinilai penting dalam proses pendampingan pasien rujukan.
Ambulans desa nantinya tidak hanya digunakan sebagai kendaraan transportasi, tetapi juga bagian dari sistem pelayanan kesehatan desa. Pemerintah berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kecamatan Pabuaran dan sekitarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....