Zakiyah–Najib Benahi Kawasan Kumuh dan Sungai

  • 26 Mei 2026 13:04 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Pemerintah Kabupaten Serang terus melakukan penataan lingkungan dan pengendalian banjir selama satu tahun kepemimpinan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Wakil Bupati Muhammad Najib Hamas. Penataan kawasan kumuh berhasil dilakukan seluas 10,06 hektare di sejumlah kecamatan.

Wilayah yang ditangani meliputi Pontang, Lebakwangi, Ciruas, Tirtayasa dan Tanara. Selain itu, normalisasi sungai sepanjang 4 kilometer juga dilakukan di lima titik lokasi. Program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas permukiman masyarakat.

Pemerintah juga membangun perkuatan tebing sungai atau bronjong di lima titik yang tersebar di tiga kecamatan. Langkah itu dilakukan untuk mengurangi risiko banjir dan kerusakan lingkungan, penataan kawasan dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Serang, Okeu Oktaviana mengatakan, pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan lingkungan hunian yang layak bagi masyarakat. Menurutnya, penanganan kawasan kumuh tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata.

“Komitmen kami jelas, bagaimana pemerintah hadir untuk membantu dan memudahkan masyarakat, terutama dalam mendapatkan lingkungan hunian yang layak, sehat, dan aman dari risiko bencana,” ujarnya, Selasa 26 Mei 2026.

Selain penataan kawasan, Pemkab Serang juga menghadirkan sarana air bersih di 21 titik lokasi. Penanganan infrastruktur pengolahan air limbah domestik dan drainase perkotaan dilakukan di 16 titik. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan masyarakat. Akses air bersih dinilai menjadi kebutuhan dasar yang harus dipenuhi pemerintah.

Peningkatan kualitas hunian masyarakat turut dilakukan melalui penanganan Rumah Tidak Layak Huni atau RTLH. Sebanyak 457 unit rumah berhasil ditangani selama program berjalan.

Pemerintah juga melakukan penanganan darurat infrastruktur transportasi di wilayah terdampak bencana. Penanganan tersebut meliputi tiga ruas jalan dan enam jembatan di empat kecamatan.

Okeu menambahkan, normalisasi sungai menjadi langkah strategis untuk mengurangi genangan di wilayah rawan banjir. Menurutnya, pembangunan bronjong dilakukan agar aliran air lebih lancar dan tidak meluap ke permukiman warga.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program pemerintah daerah. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah dan masyarakat disebut menjadi faktor penting keberhasilan pembangunan.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Serang Roni Johan mengapresiasi langkah Pemkab Serang dalam penataan kawasan kumuh dan pengendalian banjir. Menurutnya, program tersebut merupakan kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

DPRD Kabupaten Serang disebut akan terus mendukung program pembangunan yang berpihak kepada masyarakat. Ia berharap penanganan kawasan kumuh dan banjir dapat terus ditingkatkan secara menyeluruh di Kabupaten Serang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....