Tinjau Jalan dan RTLH,  Pemprov Banten Pastikan Kualitas Pembangunan

  • 28 Feb 2026 05:22 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Gubernur Banten Andra Soni dalam rangkaian safari Ramadan ke Kabupaten Lebak Jumat, 27 Februari 2026 Salah satu agendnaga yakni melakukan peninjauan Jalan Poros Desa Luwuk–Gerewel di Desa Karyajaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, .

Peninjauan itu didampingi Bupati Lebak, Moch. Hasbi Asyidiqi Jayabaya. Jalan poros desa tersebut telah selesai dibangun pada tahun 2025 melalui Program Bang Andra (Bangun Jalan Desa Sejahtera). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kualitas pembangunan sekaligus melihat langsung manfaatnya bagi masyarakat.

Dengan selesainya pembangunan jalan tersebut, diharapkan konektivitas antarwilayah semakin meningkat. Akses masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial pun menjadi lebih lancar.

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten untuk terus mendorong pemerataan pembangunan, baik infrastruktur jalan maupun program sosial kemasyarakatan. “Pembangunan tidak boleh terpusat di satu wilayah saja. Kita ingin seluruh masyarakat Banten, termasuk di Lebak, merasakan akses jalan yang baik dan program sosial yang tepat sasaran,” kata Andra.

Bupati Lebak Moch. Hasbi Jayabaya menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sinergi Pemerintah Provinsi Banten dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lebak. “Kami mengucapkan terima kasih atas komitmen dan dukungan Pemerintah Provinsi Banten melalui Program Bang Andra. Pembangunan jalan poros desa ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Hasbi.

Ia menjelaskan, pada tahun 2025 realisasi Program Bang Andra telah mencakup pembangunan 17 titik jalan poros desa. Sementara pada tahun 2026, program tersebut kembali dilanjutkan melalui 11 titik jalan poros desa.

Sebagai bentuk sinergi lanjutan, Pemerintah Kabupaten Lebak juga merencanakan intervensi pembangunan 38 ruas jalan strategis desa melalui APBD Kabupaten Lebak tahun 2026. “Selain dukungan dari provinsi, pada 2026 kami juga akan mengintervensi 38 ruas jalan strategis desa melalui APBD. Ini bentuk komitmen kami untuk mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur,” katanya.

Usai meninjau infrastruktur jalan, Gubernur Banten dan Bupati Lebak melanjutkan kegiatan dengan meninjau pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kampung Pasir Sukrayat, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung. Program RTLH tersebut telah selesai dibangun dan menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.

Program ini juga selaras dengan prioritas Pemerintah Kabupaten Lebak dalam penanggulangan kemiskinan.

“Program RTLH ini bukan hanya membangun rumah, tetapi membangun harapan dan kualitas hidup masyarakat agar lebih layak dan sehat,” ujar Bupati Lebak.

Salah seorang warga penerima bantuan RTLH, Siti Aminah, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. “Alhamdulillah, sekarang rumah kami sudah layak dan tidak bocor lagi saat hujan. Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Bapak Gubernur yang sudah membantu kami,” ucapnya .

Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten Lebak pada tahun 2026 memprioritaskan pembangunan pada tiga sektor utama, yakni ketahanan pangan melalui hilirisasi dan pemberdayaan, infrastruktur wilayah, serta pengentasan kemiskinan ekstrem.

Melalui kolaborasi solid antara Pemerintah Kabupaten Lebak dan Pemerintah Provinsi Banten, diharapkan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat di Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....