Sekolah Gratis dan MBG Tingkatkan Antusias Siswa
- 21 Nov 2025 20:58 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Program Sekolah Gratis Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten diklaim meningkatkan jumlah peserta didik baru di SMK PGRI 1 Kota Serang. Jumlahnya melonjak hampir 400 persen dibanding tahun sebelumnya.
Kepala SMK PGRI 1 Kota Serang Anang mengungkapkan hal tersebut usai menerima kunjungan Gubernur Banten, Andra Soni pada peninjauan pelaksanaan Sekolah Gratis dan Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah tersebut di Jalan Ciwaru Raya, Kota Serang, Jumat (21/11/2025).
“Naik hampir 400 persen. Dari 100 siswa pada 2024, naik menjadi 394 siswa pada penerimaan siswa baru tahun 2025,” kata Anang.
Baca juga: Anggaran Rp102 Miliar Dukung Sekolah Gratis di Banten
Dia menjelaskan, jumlah penerima manfaat MBG di sekolahnya mencapai 615 siswa. Program tersebut telah berjalan hampir satu bulan sejak 12 Oktober 2025.
Sementara Gubernur Andra Soni secara simbolis menyerahkan buku rekening tabungan Sekolah Gratis kepada dua siswa. Gubernur juga meninjau beberapa kelas dan berdialog dengan para siswa penerima manfaat MBG.
“Saya hadir di sini ingin berdialog langsung dengan siswa terkait dengan MBG. Alhamdulillah, mereka telah menerima manfaat dari program, sudah hampir satu bulan sejak 12 Oktober. Alhamdulillah berjalan lancar,” ucapnya.
Baca juga: Pemprov Banten Siapkan Perluasan Program Sekolah Gratis
Andra Soni mengakui bahwa meski baru berjalan satu bulan, diperlukan pembiasaan kepada para siswa sebelum makan. Misalnya adalah kebiasaan untuk mencuci tangan, membawa sendok, dan menyiapkan bekal air minum dari rumah.
Gubernur juga menjelaskan, ke depan akan dibuat komitmen bersama antara sekolah, guru, dan siswa terkait pelaksanaan Sekolah Gratis. Pemprov Banten juga terus menjalin komunikasi dan sinergi dengan industri untuk mencari solusi dan terobosan agar lulusan SMK dapat terserap di dunia kerja.
“Harus dibuat komitmen peserta didik bisa belajar dengan baik, tertib, patuh dengan peraturan, serta saling menghormati dan menyayangi kawan-kawannya. Karena ini dibiayai pemerintah,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....