Jemaah Haji Lebak Dijadwalkan Tiba Pekan Depan

  • 15 Jun 2026 14:27 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Jemaah haji asal Kabupaten Lebak yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 18 dan 22 Embarkasi Haji Jakarta dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada 18 dan 22 Juni 2026 mendatang. Kepulangan ratusan jemaah tersebut disambut dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Lebak bersama Kantor Urusan Haji dan Umrah setempat.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Urusan Haji dan Umrah Kabupaten Lebak, Muhamad Fauzi, mengatakan seluruh jemaah yang tiba akan dijemput langsung oleh petugas haji daerah. Penjemputan akan dilakukan mulai dari Bandara Haji Soekarno-Hatta setelah jemaah menyelesaikan seluruh proses kedatangan dari Arab Saudi.

Selanjutnya, para jemaah akan dibawa menuju Asrama Haji Cipondoh, Kota Tangerang, untuk menjalani tahapan administrasi dan pemeriksaan sebelum kembali ke daerah asal. Setelah itu, rombongan jemaah akan diberangkatkan menuju Kabupaten Lebak menggunakan armada yang telah disiapkan oleh panitia daerah.

Pemerintah Kabupaten Lebak juga telah menyiapkan agenda penyambutan khusus bagi para tamu Allah tersebut. Penyambutan akan dipusatkan di Pendopo Pemerintah Kabupaten Lebak sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur atas kepulangan jemaah haji.

Muhamad Fauzi menyampaikan seluruh rangkaian kepulangan telah disusun agar berjalan tertib dan lancar. “Kami sudah menyiapkan seluruh mekanisme penjemputan dan penyambutan jemaah haji Kabupaten Lebak agar proses kepulangan mereka berlangsung aman, nyaman, dan tertib,” kata Fauzi di Rangkasbitung, Senin, 15 Juni 2026.

Menurut dia, koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk memastikan tidak ada kendala selama proses kepulangan berlangsung. Petugas daerah juga akan memberikan pendampingan kepada para jemaah, terutama mereka yang membutuhkan perhatian khusus setelah menjalani ibadah haji.

Pada musim haji tahun 2026, Kabupaten Lebak memberangkatkan sebanyak 745 jemaah haji ke Tanah Suci. Namun demikian, jumlah tersebut mengalami perubahan menjelang kepulangan karena terdapat jemaah yang meninggal dunia dan sebagian lainnya menjalani tanazul.

Fauzi menjelaskan dua orang jemaah asal Kabupaten Lebak meninggal dunia saat melaksanakan ibadah di Tanah Suci. Kedua jemaah tersebut diketahui meninggal karena sakit dan telah mendapatkan penanganan sesuai prosedur yang berlaku.

Jemaah yang meninggal adalah Hajjah Uun Siti Hunah asal Kecamatan Cipanas. Sementara satu jemaah lainnya adalah H. Idsuki yang berasal dari Kecamatan Cibeber. “Kedua jemaah yang wafat berusia di atas 60 tahun dan meninggal karena kondisi kesehatan yang menurun selama berada di Tanah Suci,” ujar Fauzi.

Ia menyampaikan rasa duka mendalam atas wafatnya dua jemaah tersebut dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Selain dua jemaah yang meninggal dunia, terdapat 10 jemaah asal Kabupaten Lebak yang melakukan tanazul.

Tanazul dilakukan karena kondisi kesehatan para jemaah yang memerlukan penanganan khusus sehingga mereka dipulangkan lebih awal bersama kloter lain. Meski demikian, seluruh jemaah yang menjalani tanazul dilaporkan dalam kondisi terpantau dan mendapatkan pendampingan dari petugas haji.

Fauzi menegaskan pihaknya terus berkoordinasi dengan petugas haji di tingkat pusat untuk memantau perkembangan kesehatan para jemaah tersebut. “Kami berharap seluruh jemaah yang kembali ke Kabupaten Lebak dapat tiba dengan selamat dan berkumpul kembali bersama keluarga masing-masing dalam keadaan sehat,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Lebak bersama panitia penyelenggara ibadah haji daerah mengajak masyarakat untuk turut mendoakan kelancaran proses kepulangan jemaah hingga tiba di kampung halaman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....