Penjualan Hewan Kurban Tahun Ini Turun Drastis
- 18 Mei 2026 15:18 WIB
- Banten
RRI.CO.ID,Lebak - Penjualan hewan kurban di Kabupaten Lebak tahun ini mengalami penurunan drastis dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi tersebut dirasakan oleh sejumlah pedagang hewan kurban di wilayah tersebut.
Salah seorang pedagang hewan kurban, Dendi mengaku penjualan tahun ini tidak seramai biasanya. Padahal setiap menjelang Iduladha, lapaknya selalu dipadati pembeli.
Dendi diketahui rutin menjual berbagai jenis hewan kurban setiap tahun. Hewan yang dijual meliputi kambing, domba, sapi, hingga kerbau.
Pada tahun ini, Dendi menyiapkan lebih dari 200 ekor kambing dan domba. Selain itu, ia juga menyediakan 40 ekor sapi dan kerbau. Meski stok hewan kurban cukup banyak, jumlah pembeli yang datang dinilai menurun.
Kondisi itu berbeda jauh dibandingkan tahun sebelumnya. “Kalau yang cari hewan kurban tetap ada setiap hari, tapi memang tidak seramai tahun lalu,” ujar Dendi, Senin, 18 Mei 2026.
Menurutnya, penurunan penjualan mulai terasa sejak awal pembukaan lapak kurban tahun ini. Ia menduga kondisi ekonomi masyarakat menjadi salah satu penyebab utama. Untuk harga kambing dan domba, Dendi mematok harga mulai dari Rp2,5 juta hingga Rp5 juta per ekor.
Harga tersebut disesuaikan dengan ukuran dan kondisi hewan. Sedangkan untuk sapi dan kerbau, harga yang ditawarkan berkisar antara Rp20 juta hingga RpRp40 juta per ekor. Hewan-hewan tersebut banyak diminati untuk kurban bersama.
Dendi mengatakan seluruh hewan yang dijual dalam kondisi sehat dan layak kurban. Ia memastikan hewan ternaknya mendapatkan perawatan secara rutin. “Semua hewan sudah diperiksa kesehatannya dan dinyatakan sehat oleh petugas, dari Dinas Peternakan,” kata Haji Dendi.
Kondisi serupa juga dialami Rudi, pedagang kambing kurban di kawasan Cempa, Kalanganyar. Ia mengaku penjualan tahun ini jauh menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Rudi mengaku sudah mulai berjualan sejak sepekan terakhir. Namun hingga kini jumlah hewan yang terjual masih sangat sedikit. “Tahun ini memang sepi. Saya sudah seminggu jualan, baru lima ekor domba yang terjual,” ujar Rudi.
Padahal pada tahun ini Rudi menyiapkan sekitar 30 ekor domba untuk dijual menjelang Iduladha. Ia berharap penjualan akan meningkat mendekati hari raya. Menurut Rudi, biasanya pembeli mulai ramai beberapa hari sebelum Iduladha.
Namun hingga saat ini kondisi pasar hewan kurban masih cenderung lesu. Ia menduga daya beli masyarakat yang menurun membuat penjualan hewan kurban ikut terdampak. Meski demikian, ia tetap optimistis dagangannya akan habis terjual.
Baik Dendi maupun Rudi berencana tetap berjualan hingga seminggu setelah Lebaran Iduladha. Mereka berharap masih ada peningkatan permintaan dari masyarakat. Seluruh hewan kurban yang dijual para pedagang di di Lebak juga telah melalui pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan dilakukan oleh petugas dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lebak.
Petugas memastikan hewan yang dijual bebas dari penyakit dan memenuhi syarat sebagai hewan kurban. Pemeriksaan dilakukan secara berkala di lapak para pedagang. Menjelang Idul Adha, para pedagang berharap kondisi penjualan dapat kembali membaik. Mereka juga berharap masyarakat tetap antusias membeli hewan kurban meski kondisi ekonomi sedang menurun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....