Waspadai Modus Ganjal Kartu ATM
- 30 Jan 2026 11:12 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang – Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap modus kejahatan pengganjalan kartu di ATM yang masih kerap terjadi di berbagai daerah. Modus ini dilakukan dengan memasukkan benda asing ke dalam slot kartu mesin ATM sehingga kartu nasabah tertahan dan tidak dapat keluar.
Teknisi ATM, Ade Setiyawan menjelaskan, pelaku biasanya menggunakan potongan plastik tipis, tusuk gigi, hingga lipatan kertas yang disesuaikan dengan ukuran slot kartu. Potongan tersebut terpasang didalam mesin sehingga sulit terlihat oleh nasabah.
“Benda ganjalan ini sengaja dipasang agar kartu tidak bisa dikeluarkan kembali oleh mesin. Secara kasat mata memang sulit terlihat, tapi saat kartu dimasukkan biasanya terasa seret atau tidak normal,” kata Ade saat ditemui di kawasan Ciceri, Kota Serang, Jumat 30 Januari 2026.
Baca juga: Empat Pelaku Ganjal ATM Dibekuk Polresta Tangerang
Ia menambahkan, pelaku memanfaatkan kepanikan nasabah ketika kartu tertahan dengan berpura-pura membantu. Pelaku mengintip PIN korban atau mengarahkan korban menghubungi nomor layanan pelanggan palsu yang ditempel di mesin ATM.
Setelah korban pergi meninggalkan lokasi, pelaku akan melepas ganjalan tersebut dan mengambil kartu ATM korban yang masih tertahan di dalam mesin. Selanjutnya, saldo korban dikuras menggunakan kartu asli dan PIN yang telah diketahui.
Menurut Ade Setiyawan, ciri-ciri mesin ATM yang telah dimodifikasi dapat dikenali dari beberapa hal. Contohnya seperti terdapat benda asing di mulut slot kartu atm, kartu sulit masuk atau keluar, serta adanya stiker nomor call center palsu yang mencurigakan yang tidak sesuai standar bank.
“Kalau menemukan kondisi seperti itu, sebaiknya transaksi dibatalkan dan segera pindah ke mesin ATM lain yang lebih aman. Hal itu berlaku untuk semua ATM, tidak hanya ATM tertentu saja” ujarnya.
Baca juga: Keterbatasan Personel Jadi Tantangan Polres Serang Tangani Kejahatan
Pihak perbankan juga mengimbau masyarakat untuk selalu menutup tangan saat memasukkan PIN dan tidak menerima bantuan dari orang yang tidak dikenal. Jika kartu tertelan, nasabah diminta tetap berada di lokasi dan segera menghubungi call center resmi bank melalui nomor yang tertera di aplikasi atau situs resmi untuk melakukan pemblokiran kartu.
Sebagai langkah pencegahan, teknisi ATM menyarankan masyarakat memanfaatkan layanan transaksi tanpa kartu (cardless) melalui mobile banking, karena dinilai lebih aman dari risiko kejahatan fisik pada mesin ATM. Selain itu, penggunaan mesin ATM yang berada di kantor cabang bank atau lokasi dengan pengamanan serta kamera pengawas juga dinilai dapat meminimalisir aksi kejahatan.
Dengan meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian, masyarakat diharapkan dapat terhindar dari berbagai modus kejahatan perbankan, khususnya pengganjalan kartu di ATM. Keamanan transaksi di ATM tidak hanya menjadi tanggung jawab bank, tetapi juga membutuhkan peran aktif nasabah dalam mengenali potensi risiko dan mengikuti prosedur keamanan yang telah ditetapkan.