Kakanwil Ditjenpas Banten Beri Motivasi WBP Lapas Rangkasbitung

  • 08 Feb 2026 15:33 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID,Lebak - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Banten, Muhamad Ali Syeh Banna, memberikan motivasi dan penguatan spiritual kepada warga binaan Lapas Kelas III Rangkasbitung.  Ia menekankan pentingnya menjadikan masa pidana sebagai momentum introspeksi diri dan perubahan ke arah yang lebih baik.

Dalam arahannya, Kakanwil mengajak seluruh warga binaan untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa selama menjalani masa pembinaan. “Gunakan waktu pembinaan ini sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri, meningkatkan keimanan, dan mempersiapkan diri agar kelak kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” ujar Muhamad Ali Syeh Banna di Lapas Rangkasbitung, Minggu, 8 Februari 2026.

Menurutnya, pembinaan kepribadian melalui pendekatan spiritual memiliki peran strategis dalam membentuk karakter warga binaan agar lebih positif, disiplin, dan bertanggung jawab. Kehadiran orang nomor satu di lingkungan Ditjenpas Banten tersebut merupakan bentuk perhatian langsung terhadap proses pembinaan di Lapas Kelas III Rangkasbitung.

Kunjungan Kakanwil Ditjenpas Banten juga dirangkaikan dengan kegiatan tausiah dan pelayanan pengobatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan tausiah dan pengobatan tersebut dilaksanakan di Masjid At Taubah Lapas Kelas III Rangkasbitung dan diikuti oleh warga binaan dengan penuh antusias.

Kepala Lapas Kelas III Rangkasbitung, Muarif Khakim, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian sekaligus perhatian terhadap kesehatan warga binaan. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian Bapak Kakanwil kepada warga binaan Lapas Rangkasbitung. Kegiatan tausiah dan pengobatan ini sangat bermanfaat dalam mendukung pembinaan mental spiritual serta kesehatan warga binaan,” ujar Muarif Khakim.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan holistik bagi warga binaan di Lapas Rangkasbitung. Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada pembinaan mental, spiritual, serta kesehatan warga binaan selama menjalani masa pidana. Muarif juga berharap melalui kegiatan tersebut, diharapkan warga binaan Lapas Rangkasbitung memperoleh penguatan rohani dan layanan kesehatan yang optimal, sehingga mampu menjalani masa pembinaan dengan lebih baik serta siap kembali dan berperan positif di tengah masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....