Kapolda Banten Ajak Warga Gemar Menanam Pohon
- 20 Mei 2026 20:21 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Kepala Kepolisian Daerah Banten Irjen Pol Hengki mengajak masyarakat membudayakan gerakan menanam pohon guna menjaga kelestarian lingkungan hidup dan udara yang sehat. Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan gerakan penanaman 1.000 pohon dan peresmian Jembatan Merah Putih di Sangiang Tanjung, Kabupaten Lebak, Rabu, 20 Mei 2026.
Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus pembangunan infrastruktur bagi masyarakat. Kapolda Banten mengatakan gerakan menanam pohon memiliki banyak manfaat bagi kehidupan masyarakat.
Menurutnya, selain menjaga udara tetap bersih dan sehat, pohon juga berfungsi mencegah terjadinya bencana alam. “Gerakan menanam juga salah satunya dapat mencegah longsor dan banjir,” kata Hengki.
Ia menjelaskan gerakan penanaman pohon tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui program Gerakan Indonesia Asri. Program tersebut mengusung semangat Aman, Sehat, Resik, dan Indah sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Kapolda menilai kesadaran menjaga lingkungan harus dimulai dari langkah sederhana seperti menanam pohon di sekitar tempat tinggal. Menurut dia, pohon memiliki peran penting dalam menjaga kualitas udara dari berbagai sumber polusi. “Manfaat menanam pohon sangat besar, mulai dari menjaga udara dari polusi kendaraan, industri, hingga pembakaran lahan yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.
Ia mengatakan, keberadaan pohon dapat membantu menciptakan udara yang lebih sejuk dan sehat bagi masyarakat.Pohon juga berfungsi menyimpan cadangan air yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. “Kami minta masyarakat dapat membudayakan gerakan menanam, karena bisa menyimpan air yang bisa kita minum juga udara sejuk,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Banten juga menyampaikan bahwa Polda Banten tengah melaksanakan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di sejumlah daerah. Ia menyebutkan, hingga Juli 2026 mendatang diperkirakan sebanyak 42 unit jembatan akan diresmikan.
Pembangunan jembatan tersebut dilakukan di beberapa wilayah, di antaranya Tangerang, Jawilan, Padarincang, dan Kabupaten Serang.
Menurut Hengki, pembangunan jembatan bertujuan membantu meningkatkan konektivitas masyarakat serta memperlancar aktivitas ekonomi warga.
Selain pembangunan infrastruktur, Polda Banten juga menjalankan program “Polisi Peduli Pendidikan”. Program tersebut dilakukan untuk memastikan sarana dan prasarana pendidikan anak-anak dapat terpenuhi sehingga proses belajar berlangsung aman dan nyaman.
“Kami mengapresiasi kegiatan penanaman pohon dan pembangunan Jembatan Merah Putih ini tidak menggunakan anggaran DIPA, melainkan melalui partisipasi masyarakat dan gotong royong. Jika tidak memiliki uang, bisa dengan tenaga,” ujar Kapolda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....