Polri Gotong Royong Bangun Jembatan Desa Sangiang Tanjung

  • 16 Apr 2026 10:42 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • Polri Gotong Royong Bangun Jembatan Desa
  • Jembatan yang dibangun merupakan jalur vital bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari
  • kegiatan gotong royong ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat setempat.

RRI.CO.ID, Lebak — Anggota Polsek Rangkasbitung bersama personel Polres Lebak bergotong royong membangun jembatan Merah Putih Presisi di Kampung Cikaduen. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Sangiang Tanjung, Kecamatan Rangkasbitung, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat setempat.

Pembangunan ini menjadi solusi cepat untuk mengatasi akses yang sebelumnya terganggu. Jembatan yang dibangun merupakan jalur vital bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Mulai dari kegiatan ekonomi hingga akses pendidikan, semuanya bergantung pada keberadaan jembatan tersebut.

Kapolsek Rangkasbitung AKP Hendri Sinaga menjelaskan, pembangunan dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat. “Pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan tetapi juga membantu kebutuhan warga,” ujar Hendri Sinaga, Rabu, 16 April 2026.

Ia menambahkan, kegiatan gotong royong ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat setempat. Proses pembangunan dilakukan secara bersama-sama dengan warga, menggunakan material seperti batu, pasir, semen, hingga pengecoran beton agar jembatan kuat dan tahan lama.

Kapolsek Rangkasbitung menegaskan pihaknya akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial. “Melalui gotong royong seperti ini, kami ingin terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ucapnya.

Warga tampak antusias dalam membantu proses pembangunan. Mereka bekerja bahu-membahu bersama anggota kepolisian demi mempercepat penyelesaian jembatan. Salah satu warga Kampung Cikaduen, Rahmat, mengungkapkan rasa terima kasih atas kepedulian Polri terhadap kondisi desanya.

“Kami sangat terbantu dengan adanya pembangunan jembatan ini. Sekarang akses kami akan kembali lancar,” kata Rahmat.

Menurutnya, sebelumnya warga harus mencari jalur alternatif yang cukup jauh dan berisiko, terutama bagi anak-anak yang berangkat ke sekolah. Dengan adanya jembatan Merah Putih Presisi ini, diharapkan mobilitas warga dari lima kampung dapat kembali normal dan lebih aman. Pembangunan ini juga menjadi simbol semangat kebersamaan antara Polri dan masyarakat dalam membangun lingkungan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....