Ratusan WBP Rangkasbitung Terima Remisi Lebaran

  • 22 Mar 2026 13:53 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • WBP Lapas Rangkasbitung terima remisi
  • Pemberian remisi ini diharapkan mampu meningkatkan semangat warga binaan
  • Sholat Idul Fitri di Lapas Rangkasbitung

RRI.CO.ID, Lebak - Kebahagiaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah turut dirasakan oleh ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Rangkasbitung. Momentum kemenangan ini menjadi semakin bermakna dengan pemberian Remisi Khusus (RK) kepada para warga binaan.

Sebanyak 170 WBP secara resmi menerima remisi sebagai bentuk apresiasi negara atas perubahan perilaku yang telah mereka tunjukkan selama menjalani masa pidana. Pemberian remisi ini menjadi salah satu hak warga binaan yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif.

Kegiatan penyerahan remisi berlangsung di Lapangan Serbaguna Lapas Rangkasbitung dalam suasana yang khidmat dan penuh rasa syukur. Para warga binaan tampak mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh harap. Penyerahan Surat Keputusan remisi dilakukan secara simbolis oleh Kepala Lapas Rangkasbitung, Muarif Khakim, kepada perwakilan warga binaan. Momen tersebut disambut haru oleh para penerima.

Dengan adanya remisi khusus Idulfitri ini, Lapas Rangkasbitung berharap para warga binaan dapat terus menunjukkan perubahan positif. Mereka diharapkan mampu kembali ke tengah masyarakat sebagai individu yang produktif dan bertanggung jawab.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran petugas Lapas yang memberikan dukungan penuh terhadap proses pembinaan. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen dalam membina warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik.

Kalapas Rangkasbitung, Muarif Khakim, menegaskan bahwa pemberian remisi bukan sekadar pengurangan masa hukuman. Ia menyebut remisi sebagai bentuk penghargaan atas perubahan sikap dan perilaku warga binaan.

“Remisi ini bukan hanya pengurangan masa pidana, tetapi merupakan bentuk apresiasi negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan positif selama menjalani pembinaan,” ujar Muarif Khakim, Sabtu, 21 Maret 2026.

Ia juga berharap remisi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan untuk terus memperbaiki diri. Menurutnya, proses pembinaan harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh.

“Kami berharap ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh warga binaan untuk mengikuti setiap program pembinaan dengan baik dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat,” katanya.

Selain prosesi pemberian remisi, kegiatan Hari Raya Idulfitri juga diisi dengan pelaksanaan salat Idulfitri berjamaah. Ibadah tersebut digelar di lapangan Lapas dan diikuti oleh seluruh warga binaan serta petugas. Momen tersebut menjadi sarana refleksi diri bagi para warga binaan. Meski berada jauh dari keluarga, suasana kebersamaan tetap terasa hangat dan penuh makna.

Salah satu keluarga warga binaan yang hadir , Maesaroh, mengaku bersyukur atas pemberian remisi tersebut. Ia berharap anggota keluarganya dapat segera kembali ke rumah. “Kami sangat bersyukur dan terharu. Semoga ini menjadi awal yang baik agar keluarga kami bisa segera kembali dan menjalani hidup yang lebih baik,” ucapnya.

Pemberian remisi ini diharapkan mampu meningkatkan semangat warga binaan dalam mengikuti program pembinaan kemandirian maupun kepribadian. Hal ini menjadi bagian penting dalam proses reintegrasi sosial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....