World Clean Up Banten Kumpulkan 59 Kilogram Sampah untuk Didaur Ulang

  • 21 Sep 2026 12:49 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Tangsel - World Cleanup Day (WCD) Banten menggelar aksi bersih lingkungan di Kampung Mantul, Dadap Timur, Tangerang Selatan, Minggu, 20 September 2026. Dari kegiatan tersebut, sebanyak 59 kilogram sampah berhasil dikumpulkan, dipilah, dan disalurkan untuk proses daur ulang.

Leader WCD Banten, Lufianto yang akrab disapa Ka Fian, mengatakan kegiatan World Cleanup Day tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan. Melainkan juga mengajak masyarakat memahami pentingnya pemilahan dan pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.

“World Cleanup Day bukan sekadar kegiatan membersihkan lingkungan. Kami ingin mengajak masyarakat memahami sampah harus dipilah dan dikelola sejak dari sumbernya. Perubahan besar dapat dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan bersama-sama,” ujar Ka Fian.

Kegiatan tersebut, kata dia melibatkan ReBloom, Bank Sampah Jaya DanaKirti, siswa SMA St. Johannes Berchmans PIK2 Kabupaten Tangerang, siswa dari sejumlah sekolah di Tangerang Selatan, masyarakat Kampung Dadap Timur, BINUS University, Sinar Mas Land, serta sejumlah mitra pendukung. Rangkaian kegiatan diawali dengan praktik pemilahan sampah anorganik bersama anak-anak.

Peserta kemudian mengikuti EcoRead melalui kegiatan membaca, storytelling, permainan, dan aktivitas kreatif bertema lingkungan. Edukasi pengelolaan sampah juga dilakukan melalui kegiatan “Ngompos Pot” bersama ibu-ibu Kampung Dadap Timur.

Peserta diperkenalkan pada cara sederhana mengolah sampah organik rumah tangga menjadi kompos menggunakan pot. Setelah rangkaian edukasi, peserta melakukan aksi clean-up di sekitar lokasi kegiatan. Sampah yang terkumpul kemudian dipilah sebelum disalurkan untuk proses daur ulang.

Kepala Lingkungan CSR Sinar Mas Land, Ali Samson Pane, mengapresiasi kegiatan WCD Banten yang dinilai turut membangun kesadaran masyarakat untuk memilah dan mengelola sampah sejak dari sumbernya. “Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan, tidak hanya dalam bidang lingkungan, tetapi juga pendidikan dan UMKM. Dengan kerja sama yang berkelanjutan, kita dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Ali.

Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan BINUS University yang diwakili Ikhsan Modjo, serta Hasan selaku tuan rumah dan Suparman selaku Ketua RT 04 Kampung Dadap Timur. Kolaborasi tersebut melibatkan komunitas, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat dalam kegiatan pengelolaan sampah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....