Tertarik Coba Trail Run? Simak Tip Persiapan Fisik
- 31 Agt 2026 11:02 WIB
- Banten
Poin Utama
- Trail run adalah olahraga lari di medan alam ekstrem seperti hutan, bukit, dan padang sabana yang berbeda dari lari di jalan raya.
- Olahraga ini menggabungkan seni berlari dengan mendaki, menuntut pelari memiliki kecepatan, kekuatan otot, ketahanan fisik, dan keseimbangan ekstra.
- Trail run semakin populer dan digandrungi oleh para pencinta lari karena memberikan pengalaman yang lebih menantang dan unik dibanding olahraga lari konvensional.
RRI.CO.ID, Serang - Sensasi menembus rimbunnya hutan, menapaki jalur bukit, hingga melintasi padang sabana kini makin digandrungi para pencinta lari. Olahraga yang dikenal dengan sebutan trail run ini menawarkan pengalaman yang jauh berbeda dibanding lari di jalan raya (road running).
Bukan sekadar adu cepat, trail run merupakan perpaduan antara seni berlari dan mendaki. Lintasan alam yang ekstrem menuntut pelari tak hanya memiliki kecepatan, tetapi juga kekuatan otot, ketahanan fisik, serta keseimbangan yang ekstra.
Seorang warga Sayabulu yang aktif menggeluti trail run selama setahun terakhir, Rian, membagikan sejumlah tip penting bagi para pemula yang ingin menjajal lari di alam ini.
Menurut Rian, kesalahan umum pemula adalah langsung nekat menjajal trek gunung tanpa persiapan matang. Ia menekankan pentingnya membangun fondasi fisik terlebih dahulu di tempat latihan.
“Sebelum terjun ke trail run, alangkah baiknya penguatan otot kaki dulu lewat strength training. Setelah itu rutin latihan kardio supaya napas terjaga. Kalau stamina dasar tubuh sudah kuat, baru coba trail run perlahan sambil mempelajari teknik berlari, terutama teknik uphill (menanjak) dan downhill (turun),” ujar Rian.
Selain kesiapan fisik, urusan perlengkapan juga tak boleh diabaikan. Medan alam yang licin, berbatu, dan tak menentu membuat pemilihan sepatu jadi penentu keselamatan pelari. Sepatu trail run wajib punya cengkeraman (grip) yang kuat di bagian tapak.
Menariknya, Rian memberi trik khusus saat membeli sepatu untuk olahraga ini. Ia menyarankan pelari untuk mengambil ukuran yang lebih besar dari biasanya.
“Untuk sepatu, saya sarankan upsize satu ukuran dari sepatu harian. Ini penting karena kaki bakal sering bergeser saat menuruni turunan tajam. Kalau kekecilan, kuku jari kaki bisa lebam atau menghitam. Terus gunakan juga kaus kaki bahan wol atau spandeks untuk mencegah lecet,” tambah Rian.
Berlari menyatu dengan alam memang menyenangkan dan bisa menyegarkan pikiran. Namun, menaklukkan jalur trail run tanpa persiapan yang matang justru bisa berujung cedera dan menyiksa diri sendiri, baik saat berada di lintasan maupun setelahnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....