Lima Cara Merawat Motor Sport Fairing Agar Tetap Prima
- 11 Jun 2026 09:05 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Perawatan berkala menjadi kunci utama menjaga performa motor sport fairing berkapasitas 150 cc ke atas tetap prima. Selain mendukung kenyamanan berkendara, perawatan yang rutin juga dapat memperpanjang usia pakai komponen mesin dan mengurangi risiko kerusakan yang memerlukan biaya besar.
Pemilik motor sport fairing, Ahmad Rifqi, mengatakan penggantian oli secara berkala menjadi langkah dasar yang tidak boleh diabaikan oleh pengguna motor sport fairing. Menurutnya, kondisi oli sangat berpengaruh terhadap kinerja mesin, terutama pada motor yang digunakan untuk aktivitas harian.
“Pastikan rutin ganti oli setiap maksimal tiga bulan atau jumlah kilometer maksimal 1.000 kilometer,” katanya kepada RRI, Kamis, 11 Juni 2026.
Selain penggantian oli, Ahmad menilai pengecekan secara berkala juga penting dilakukan untuk memastikan seluruh komponen kendaraan berfungsi dengan baik. Pemeriksaan tersebut meliputi kondisi kampas rem, kampas kopling, hingga pengecekan menyeluruh pada mesin guna mencegah kerusakan yang lebih serius.
“Pastikan servis rutin untuk penggantian kampas rem, kemudian kampas kopling atau maintenance besar sampai turun mesin setiap maksimal satu tahun sekali,” ujarnya.
Menurutnya, perawatan tidak hanya berfokus pada bagian mesin, tetapi juga kebersihan kendaraan. Motor fairing memiliki bodi dengan lapisan cat yang memerlukan perhatian khusus agar tetap terlihat bersih dan mengilap. Karena itu, pemilik kendaraan disarankan menggunakan sabun khusus yang tidak mengandung bahan kimia keras saat mencuci motor.
Ia juga menyarankan penggunaan cairan poles atau pelindung cat yang mudah ditemukan di minimarket maupun supermarket untuk menjaga tampilan kendaraan tetap prima. “Rajin cuci motor dengan menggunakan sabun yang tidak mengandung bahan kimia keras agar tidak merusak cat dan berikan perawatan polesan menggunakan cairan khusus,” ucapnya.
Selain itu, Ahmad mengingatkan pentingnya memanaskan mesin sebelum digunakan. Kebiasaan tersebut dinilai dapat membantu menyiapkan kondisi mesin agar lebih stabil saat berkendara. “Minimal penggunaan motor 15 menit sebelum digunakan agar dipanaskan terlebih dahulu untuk mempersiapkan mesin yang stabil,” katanya.
Ia menambahkan, kondisi ban juga perlu diperiksa secara berkala. Tekanan ban sebaiknya dicek setiap satu hingga dua minggu sekali untuk menjaga kestabilan kendaraan. Sementara itu, usia pakai ban juga harus menjadi perhatian guna menghindari risiko selip saat berkendara.
“Tekanan ban dicek maksimal dua minggu sekali atau paling minimal satu minggu sekali untuk memastikan tekanan ban tetap stabil,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....