Mengintip Keseruan dan Tantangan Merawat Otter di Rumah

  • 31 Mei 2026 09:42 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • Otter

RRI.CO.ID, Serang – Otter atau dalam bahasa Indonesia disebut berang-berang adalah mamalia karnivora semi-akuatik yang termasuk dalam keluarga Mustelidae Mereka memiliki tubuh ramping, kaki pendek, dan ekor yang kuat untuk berenang.

Memelihara berang-berang atau otter kini menjadi tren baru di kalangan pencinta hewan eksotis. Hewan semi-akuatik yang aktif dan menggemaskan ini sekilas terlihat seperti peliharaan yang sempurna. Namun, bagaimana realitas perawatannya di rumah?

Otter bukanlah hewan peliharaan biasa yang bisa ditinggal begitu saja, mereka hidup berkelompok di alam liar dan jika dipelihara sendirian, mereka butuh perhatian konstan agar tidak stres. Di alam liar, otter memiliki metabolisme yang sangat cepat. Hal ini membuat mereka harus makan dalam jumlah banyak dan sering.

Rara, salah satu warga Kota Serang yang memelihara otter di rumahnya menjelaskan, memelihara otter membutuhkan tenaga dan waktu ekstra.

Otter sangat agresif dan cepat lapar, harus sering-sering memberi makan. Awalnya saya menggunakan kandang tapi setelah tumbuh cukup besar dan sudah bisa buang air sendiri di tempat yang disediakan saya lepas saja dan tidak di kandang,” katanya, Minggu, 31 Mei 2026.

Untuk makanannya, Rara sering memberikan ikan segar, daging ayam atau lainnya yang merupakan sumber protein hewani pada umumnya. Kadangkala juga diberikan makanan kering catfood/dogfood sebagai variasi makanannya.

Rara juga menerangkan, otter memiliki bau yang cukup menyengat dan suara yang bising. “Kotoran otter baunya lumayan menyengat, kalau saya langsung saya bersihkan jika saya melihatnya buang air. Dia juga sangat berisik kalau sedang bermain, tapi mukanya lucu sekali,” ucap dia.

Memelihara otter di rumah bukanlah hobi biasa, melainkan komitmen total yang menguras waktu, biaya pakan, dan kesabaran ekstra untuk menghadapi karakternya yang bising. Di balik kelucuannya yang viral di media sosial, ada tanggung jawab besar untuk menyediakan habitat semi-akuatik yang layak dan bersih setiap hari.

Kesimpulannya, jika Anda belum siap merelakan ketenangan rumah, aroma yang amis, dan dompet yang menipis, membiarkan otter tetap hidup bebas di alam liar adalah bentuk cinta terbaik yang bisa kita berikan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....