Alasan Gen Z Kini Menyukai Foto Vintage

  • 19 Mar 2026 17:52 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Di tengah banjir gambar digital yang serba tajam, cepat, dan nyaris seragam, foto bergaya vintage pun justru makin digemari. Gen Z pun tampak menikmati nuansa lawas itu karena bukan hanya karena estetik, tetapi juga karena menghadirkan kesan berbeda.

Kecenderungan ini terlihat dari maraknya penggunaan kamera digital bergaya retro, kamera saku lawas, hingga filter bernuansa kekuningan dan sedikit pudar. Selain itu, grain halus, kilau cahaya yang lembut, dan tone hangat membuat foto terasa lebih akrab.

Bagi sebagian anak muda, hasil foto vintage memberi ruang pada ketidaksempurnaan yang justru terasa lebih manusiawi dan personal. Karena tidak selalu terlalu rapi, gambar yang dihasilkan sering dianggap lebih jujur, santai, dan dekat dengan momen.

Di sisi lain, tren ini juga lahir dari kejenuhan terhadap foto yang terlalu bersih, terang, dan serba presisi. Saat hampir semua orang memakai gaya visual serupa, tampilan vintage hadir sebagai cara untuk tampil berbeda namun tetap relevan.

Seorang Fotografer asal Kabupaten Serang, Banten, Arkan menilai, tren itu tidak berhenti pada urusan tampilan.

“Anak-anak muda sekarang suka foto vintage bukan cuma karena warnanya estetik, tetapi karena hasilnya terasa lebih hidup dan punya suasana,” ujarnya kepada RRI pada Kamis, 19 Maret 2026.

Menurut dia, kamera dan filter bergaya lawas menghadirkan pengalaman visual yang lebih lambat, namun justru lebih berkesan. Sebab, pengguna merasa seperti sedang menyimpan cerita, bukan sekadar memotret untuk lalu cepat diunggah ke media sosial.

Pilihan pada gaya vintage juga menunjukkan bahwa Gen Z tidak selalu mengejar teknologi paling baru dalam menikmati visual. Sebaliknya, mereka justru tertarik pada karakter gambar yang punya tekstur, suasana, dan kesan nostalgia meski tidak mengalaminya langsung.

Hal itu membuat foto vintage berkembang bukan sekadar sebagai tren sesaat, melainkan juga sebagai bentuk selera visual baru. Dari kafe, ruang studio, jalanan kota, hingga momen pertemanan, nuansa lawas kini hadir sebagai bahasa ekspresi yang terasa akrab.

Pada akhirnya, popularitas foto bergaya vintage memperlihatkan bahwa generasi muda tetap mencari kedekatan emosional dalam setiap gambar. Bukan hanya estetika semata, tren ini juga menandakan bahwa visual yang berkarakter masih punya tempat di tengah arus digital saat ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....