Mural Artist Cilegon Bangun Usaha Lewat Media Sosial

  • 10 Jan 2026 18:00 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Media sosial kini menjadi pintu utama bagi pelaku seni lokal untuk menembus pasar nasional. Hal itu dibuktikan oleh Faiqotul Mardiyah, mural artist muda asal Kota Cilegon, yang berhasil menjadikan karya mural sebagai sumber penghasilan melalui konten digital.

Berawal dari melukis tembok kamar di rumahnya sendiri, Faiqo mengunggah proses dan hasil karyanya ke media sosial. Respons positif warganet membuat karyanya mulai dikenal, hingga akhirnya mendatangkan pesanan mural dari luar daerah.

“Awalnya cuma iseng bikin konten, ternyata banyak yang lihat dan mengapresiasi. Dari situ mulai ada yang minta dimuralin,” ujarnya kepada RRI, Sabtu (10/1/2026).

Perempuan yang akrab disapa Faiqo ini mulai menekuni dunia mural secara profesional sejak Februari 2025. Tanpa promosi berbayar, ia mengandalkan jangkauan organik media sosial seperti Instagram dan TikTok untuk membangun pasar.

Dalam sebulan, Faiqo rata-rata mengerjakan empat hingga lima proyek, dengan klien dari berbagai kota seperti Depok hingga Bandung.

Kepercayaan publik terhadap kualitas karyanya terus meningkat. Salah satu proyek terbesarnya adalah mural di kantor PLN UPT Bandung dengan luas sekitar 66 meter persegi.

“Alhamdulillah sudah dipercaya sampai luar kota. Proyek terbesar kemarin di Bandung, saya kerjakan bersama tim,” katanya.

Faiqo mengaku, meski menjanjikan secara ekonomi, bisnis mural membutuhkan kerja keras dan ketahanan fisik. Ia juga menyebut tantangan utama adalah menyelaraskan karakter desain dengan permintaan klien.

“Banyak yang lihat enaknya saja. Padahal ada proses berat, mulai dari angkat cat, naik tangga, sampai kerja di luar kota,” ucapnya.

Mengusung gaya minimalis dan ilustratif yang ramah anak, Faiqo menemukan ceruk pasar tersendiri. Media sosial menjadi etalase sekaligus alat promosi yang efektif bagi UMKM seni.

Kisah Faiqo menunjukkan bahwa dengan kreativitas, konsistensi, dan pemanfaatan platform digital, pelaku seni lokal mampu mengubah karya menjadi peluang ekonomi dan menembus pasar nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....