Kucing Gemuk Lebih Rentan Sakit

  • 16 Jun 2025 19:15 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Kucing yang mengalami obesitas bukan hanya berisiko terkena penyakit dalam seperti diabetes atau gangguan sendi, tapi juga rentan mengalami kerontokan bulu dan gangguan kulit. Dokter hewan praktisi, Nurma, menyebut bahwa obesitas bisa mengganggu kebiasaan grooming pada kucing.

“Karena obesitas, banyak bagian tubuh kucing yang enggak bisa dijilat sendiri, akhirnya muncul masalah kulit di area itu,” ujar Nurma, Senin (16/6/2025).

Dalam beberapa kasus, lanjut Nurma, kucing obesitas cenderung mengalami penumpukan kotoran dan minyak di area tubuh yang tidak terjangkau, terutama punggung dan bagian ekor.

“Saya pernah tangani kucing lokal hampir 10 kilogram, bagian punggungnya kena sakit kulit karena dia enggak bisa grooming ke situ,” kata Nurma.

Nurma juga menambahkan bahwa banyak pemilik kucing keliru menanggapi kerontokan bulu dengan hanya memberikan vitamin. Padahal, masalah kulit dan bulu kerap kali membutuhkan pendekatan medis yang lebih komprehensif.

“Kalau sudah rontok parah, bahkan sampai luka, enggak cukup dengan vitamin saja. Harus ke dokter, bisa jadi butuh obat atau diet khusus,” ucap Nurma.

Nurma mengingatkan bahwa solusi nutrisi seperti formula Hair & Skin hanya diberikan saat kondisi BCS (Body Condition Score) kucing sudah normal.

“Utamakan dulu turunkan berat badannya. Kalau BCS-nya sudah oke, baru kita bantu dengan makanan khusus yang kaya Omega 3 dan 6 untuk regenerasi bulu dan kulit,” ucapnya.

Pemilik hewan peliharaan harus lebih waspada terhadap kondisi fisik dan perubahan perilaku grooming pada kucing. Pemeriksaan rutin ke dokter hewan serta pola makan yang sesuai menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan kulit dan bulu hewan kesayangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....