Pentingnya Menjaga Kebersihan Telinga Kucing
- 01 Nov 2024 10:01 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Merawat kebersihan kucing tak hanya sebatas memandikan dan menyikat bulu, tapi juga termasuk menjaga kebersihan telinganya. Soalnya telinga kucing memerlukan perhatian khusus, terutama bagi ras kucing yang memiliki bulu panjang atau mudah terkena infeksi telinga.
Dokter hewan dari Rumah Sakit Hewan Provinsi Banten, Amien mengatakan, kebersihan telinga sangat penting karena telinga adalah area sensitif bagi kucing.
"Kotoran yang menumpuk bisa mengundang bakteri dan jamur, yang akhirnya menyebabkan infeksi atau iritasi. Jika dibiarkan, ini bisa menyebabkan infeksi yang menyakitkan dan membuat kucing tidak nyaman,” kata Amien, Kamis (31/10/2024).
Ia mengungkapkan, infeksi telinga bisa ditandai dengan perilaku kucing yang sering menggaruk telinganya atau menggoyangkan kepala berulang kali. Tanda-tanda seperti itu perlu diwaspadai pemilik kucing.
"Jika terdeteksi lebih awal, infeksi telinga bisa segera diatasi tanpa perawatan yang rumit. Infeksi telinga yang terlambat ditangani bisa berkembang menjadi kondisi yang serius,” ujarnya.
Selain itu, Amien juga menyarankan pemilik untuk membersihkan telinga kucing secara rutin, setidaknya sekali dalam dua minggu. Namun, ia mengingatkan agar proses pembersihan dilakukan dengan hati-hati.
“Bisa menggunakan bola kapas atau kain lembut yang dibasahi air hangat atau cairan pembersih khusus yang aman untuk kucing,” katanya.
Lebih lanjut, Amien menegaskan menjaga kebersihan telinga juga dapat menghindarkan kucing dari parasit seperti tungau telinga. Parasit ini sering menyebabkan kucing merasa tidak nyaman dan bahkan sakit.
Pemeriksaan rutin oleh dokter hewan juga disarankan, terutama jika kucing kerap berada di luar ruangan atau berinteraksi dengan hewan lain yang mungkin membawa parasit. Dengan menjaga kebersihan telinga kucing, pemilik tidak hanya memastikan kenyamanan hewan peliharaan, tetapi juga kesehatannya secara keseluruhan.
“Para pemilik harus lebih peka terhadap tanda-tanda ketidaknyamanan pada kucingnya. Jika ada tanda-tanda infeksi atau perilaku aneh, segera periksakan ke dokter hewan,” ucap Amien.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....