Abdul & The Coffee Theory Buka Perjalanan 20 Tahun Berkarya
- 02 Sep 2026 14:45 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Abdul & The Coffee Theory memasuki babak baru perjalanan bermusik menjelang perayaan 20 tahun berkarya pada 2027. Bersama label Afe Record, Abdul & The Coffee Theory mempersembahkan rangkaian karya terbaru dalam format EP bertajuk One Day In Tokyo. Proyek ini tidak hanya menjadi penanda perjalanan panjang di industri musik Indonesia, tetapi juga menjadi ruang untuk merefleksikan cinta, kehidupan, dan kebahagiaan.
Single One Day In Tokyo menjadi pembuka rangkaian EP yang dirilis pada 28 Agustus 2026. Lagu tersebut melanjutkan cerita romantis yang sebelumnya diperkenalkan melalui Mima. Jika Mima menjadi bagian dari kisah yang pernah dimulai, One Day In Tokyo membawa cerita menuju harapan, perjalanan, serta kemungkinan menemukan kembali kebahagiaan bersama seseorang yang berarti.
Menariknya, Abdul & The Coffee Theory menerapkan konsep perilisan berbeda melalui pola “estafet rilis”. Setiap lagu dalam EP akan diluncurkan secara bertahap dengan jarak sekitar dua minggu. Strategi ini memberikan kesempatan bagi setiap lagu untuk memiliki ruang sebagai cerita tersendiri sekaligus membangun rangkaian menuju EP secara utuh.
Setelah One Day In Tokyo, rangkaian karya akan dilanjutkan dengan Jangan Jahat dan Lollipop Love pada September 2026. Kemudian, dua lagu lainnya, Putar Balik dan Hanyaku, dijadwalkan hadir pada Oktober 2026. Kelima lagu tersebut akan menjadi satu kesatuan yang merepresentasikan perjalanan musikal dan emosional Abdul & The Coffee Theory dalam menyambut dua dekade eksistensinya.
“20 tahun berkarya bukan hanya tentang melihat ke belakang, tetapi juga tentang bagaimana kami bisa terus memberikan sesuatu yang baru kepada pendengar,” ujar Abdul dalam rilis yang diterima RRI, Rabu, 2 September 2026.
Semangat tersebut menjadi landasan dalam menghadirkan rangkaian karya yang tidak sekadar bernostalgia, tetapi juga mencoba melihat bagaimana musik, cinta, dan kebahagiaan dapat terus menemukan bentuk baru di tengah perubahan zaman. Menurut Abdul & The Coffee Theory, masyarakat saat ini menghadapi berbagai kecemasan, mulai dari tekanan kehidupan sehari-hari hingga ketidakpastian masa depan dan derasnya arus informasi.
Karena itu, One Day In Tokyo menawarkan kebahagiaan dengan cara yang sederhana melalui musik yang dapat menjadi teman ketika seseorang sedang jatuh cinta, mengingat seseorang, ingin bepergian, atau sekadar ingin kembali tersenyum. Memasuki dua dekade perjalanan, Abdul & The Coffee Theory tetap mempertahankan karakter sebagai salah satu nama dalam musik pop jazzy Indonesia dengan karya-karya bernuansa romantis dan dekat dengan cerita keseharian.
Melalui EP One Day In Tokyo, mereka berharap dapat terus menjangkau pendengar lintas generasi sekaligus menghadirkan karya baru yang relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....