Gerakan Sinema Nuswantara Banten Buka Open Casting Film
- 02 Sep 2026 08:05 WIB
- Banten
Poin Utama
- Pemerintah Provinsi Banten meluncurkan Gerakan Sinema Nuswantara Banten sebagai inisiatif memproduksi film layar lebar berkonsepon dongeng dengan budaya lokal.
- Gerakan ini dimulai dengan pelaksanaan open casting untuk mencari talenta di seluruh delapan kabupaten dan kota di Provinsi Banten.
- Film ini dirancang tidak hanya sebagai hiburan tetapi juga sebagai sarana untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal Banten kepada masyarakat luas dan nasional.
RRI.CO.ID, Serang — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama Lumbung Dongeng Nuswantara menggagas Gerakan Sinema Nuswantara Banten melalui produksi film layar lebar bernuansa budaya lokal. Gerakan tersebut diawali dengan open casting yang menyasar talenta di delapan kabupaten dan kota se-Provinsi Banten.
Produser Lumbung Dongeng Nuswantara, Brama Yudha Prawira mengatakan, film tersebut mengangkat konsep dongeng dengan latar budaya Banten. Menurutnya, Banten dipilih sebagai titik awal untuk menghadirkan film yang tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat luas.
“Kami akan membuat film di Banten dengan konsep dongeng. Harapan kami, Indonesia punya film-film yang bernuansa lokal kultur di semua provinsi. Kebetulan saya tinggal di Banten, Banten ini harus menjadi yang pertama,” ujar Yudha saat dialog Jaga Malam RRI Pro 2 Banten, Senin, 31 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, open casting dilakukan di delapan kabupaten dan kota dengan tujuan menemukan talenta baru dari Banten. Para peserta tidak hanya diproyeksikan menjadi pemeran dalam film, tetapi juga masuk dalam basis data talenta yang dapat dimanfaatkan untuk produksi film lainnya.
Yudha menyebut, kebutuhan pemain dalam film tersebut mencapai ratusan orang dengan karakter yang disesuaikan berdasarkan daerah. Open casting juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menunjukkan berbagai kemampuan, mulai dari akting, tari, menyanyi hingga pantomim.
Ketua Bidang Kepsoskraf Gekrafs Provinsi Banten, Riska D Apriliani menilai, perkembangan perfilman di Banten memiliki potensi dalam memperkenalkan budaya sekaligus memperkuat citra daerah. Menurutnya, film dapat menjadi sarana untuk mengenalkan wilayah, budaya, serta kearifan lokal Banten kepada masyarakat lebih luas.
| Baca juga: Perfilman Indonesia Masuki Masa Keemasan |
“Perkembangan film di Banten cukup menarik, selain mengembangkan talent-talent juga terus branding buat Banten. Kita memberi tahu budaya kita, wilayah kita, kearifan lokal kita dari film,” ucap Riska.
Sementara Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Eli Susiyanti menuturkan, produksi film dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan budaya sekaligus pariwisata Banten. Ia menyebut kekayaan budaya Banten memiliki potensi besar untuk dikemas dalam karya sinema dan diperkenalkan hingga tingkat nasional maupun internasional.
“Produksi film itu bukan hanya sekadar hiburan, tapi film ini juga sebagai instrumen untuk mengedukasi, mempromosikan budaya, termasuk mempromosikan pariwisata,” kata Eli.
| Baca juga: SDM Berkualitas Jadi Kunci Perfilman Banten |
Eli menambahkan, pemerintah daerah mendukung gerakan tersebut karena melibatkan talenta dan sumber daya lokal Banten. Ia berharap masyarakat, khususnya generasi muda, berani memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan kemampuan dan berkarya.
Pendaftaran open casting dilakukan secara daring melalui akun Instagram Lumbung Dongeng Nuswantara. Peserta dapat mengikuti informasi pendaftaran melalui kode QR yang tersedia pada materi publikasi di sosial media. Rangkaian kegiatan dijadwalkan dimulai dengan open casting pada 3 September 2026 di Gedung PUPR, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten.
Selain melalui bioskop, film tersebut juga direncanakan diputar melalui layar tancap di berbagai wilayah Banten. Konsep itu diharapkan dapat membawa kembali tradisi menonton film di ruang terbuka sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap karya sinema yang mengangkat budaya daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....