Star Syndrome Tak Terpaku Genre, Siapkan Karya Baru
- 24 Agt 2026 16:34 WIB
- Banten
Poin Utama
- Band StarSyndrome dari Banten yang terbentuk pada Oktober 2025 memilih strategi kreatif dengan tidak membatasi diri pada satu genre musik tertentu.
- Setiap personel dalam grup ini diberikan ruang penuh untuk mengeksplorasi dan mengembangkan karakter musik masing-masing dalam setiap karya yang dihasilkan.
- Pendekatan fleksibel ini memungkinkan setiap lagu memiliki warna musik yang berbeda sesuai dengan ide dan proses kreatif yang dilakukan oleh anggota band.
RRI.CO.ID, Serang - Band asal Banten, StarSyndrome, memilih tidak membatasi diri pada satu genre musik dalam perjalanan bermusiknya. Grup yang terbentuk pada Oktober 2025 tersebut ingin memberikan ruang bagi setiap personel untuk mengeksplorasi karakter musik masing-masing dalam setiap karya.
Salah satu personel StarSyndrome. Bodag mengatakan, kelompoknya memang tidak ingin langsung menentukan satu genre sebagai identitas utama. Menurutnya, setiap karya yang dibuat memiliki kemungkinan menghadirkan warna musik berbeda sesuai dengan ide dan proses kreatif yang dilakukan.
“Jadi kita sebenarnya enggak terpaku sama genre. Jatuhnya alternatif. Kita enggak berani ngomong genrenya ini karena takut karya berikutnya berbeda,” ujar Bodag, Jumat, 21 Agustus 2026.
Pendekatan tersebut terlihat dalam single perdana mereka berjudul “Sesal” yang dirilis pada 18 Agustus 2026. Lagu tersebut mengusung karakter rock alternatif dengan sentuhan hardcore, termasuk bagian scream dalam aransemennya.
StarSyndrome menyebut proses aransemen lagu dilakukan secara bersama-sama. Setiap personel diberikan kesempatan menyampaikan ide, mulai dari permainan instrumen hingga perubahan bagian lagu. Masukan tersebut kemudian dibahas dan diuji bersama untuk mendapatkan hasil yang dianggap paling sesuai.
Menurut personel StarSyndrome, cara tersebut dilakukan untuk menghindari ego dalam bermusik. Mereka ingin setiap anggota memiliki ruang untuk menunjukkan kemampuan dan karakter masing-masing.
Single “Sesal” sendiri menjadi karya perdana StarSyndrome setelah melalui proses pengerjaan yang cukup panjang. Ide lirik awal berasal dari kisah pribadi Younki, Bassist StarSyndrome, kemudian dikembangkan bersama personel lainnya hingga menjadi lagu yang siap dirilis.
Tidak berhenti pada “Sesal”, StarSyndrome kini tengah menyiapkan karya berikutnya. Mereka mengungkapkan ada dua single yang sedang dipersiapkan, salah satunya mengangkat tema persahabatan dan telah melalui proses pengerjaan selama bertahun-tahun sebelum akhirnya akan direalisasikan bersama StarSyndrome.
Band tersebut menargetkan karya-karya yang dirilis secara bertahap nantinya dapat dikumpulkan menjadi sebuah extended play atau EP. Mereka berharap perjalanan bermusik StarSyndrome dapat terus berkembang sekaligus memperluas pendengar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....