Daniel Abraham Angkat Fenomena Anak Muda Lewat Lagu Paling Skena

  • 20 Jul 2026 11:56 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • Rapper Daniel Abraham meluncurkan single 'Paling Skena' yang mengangkat fenomena gengsi dan budaya mengikuti tren di kalangan anak muda.
  • Lagu ini menjadi bentuk kritik sosial terhadap kebiasaan mengutamakan citra dan penampilan dibandingkan kondisi kehidupan sebenarnya.

RRI.CO.ID, Serang - Rapper sekaligus music producer asal Cikupa, Daniel Abraham, mengangkat fenomena gengsi dan budaya mengikuti tren di kalangan anak muda melalui single terbarunya berjudul Paling Skena. Lagu tersebut menjadi kritik sosial terhadap kebiasaan sebagian orang yang lebih mengutamakan citra dibandingkan kondisi kehidupan yang sebenarnya.

Dalam wawancara di RRI Pro 2 Banten, Daniel mengatakan, Paling Skena lahir dari pengamatannya terhadap fenomena yang ramai diperbincangkan di media sosial. Salah satu lirik yang menjadi sorotan berbunyi, "Pakai New Balance tapi hidup enggak balance," sebagai sindiran terhadap gaya hidup yang mengejar pengakuan melalui merek atau penampilan.

Daniel mengaku, fenomena tersebut bukan semata-mata ia temui di lingkungan sekitarnya, melainkan banyak muncul di berbagai platform media sosial. Menurutnya, tren penggunaan barang tiruan demi terlihat mengikuti gaya hidup tertentu menjadi sesuatu yang patut dikritisi.

"Sebenarnya kalau di sekitar enggak terlalu aku rasain. Tapi sebagai orang yang sering banget online di media sosial, kita pasti lihat fenomena anak-anak skena. Menurutku cukup resah, ngapain sih pakai barang KW, bahkan brand lokal pun di-KW-in. Kalau bisa pakai brand lokal yang murah dan original, kenapa enggak? Kenapa enggak jadi diri sendiri aja," kata Daniel, Minggu, 19 Juli 2026.

Melalui lagu tersebut, Daniel ingin mengajak pendengarnya agar tidak terjebak dalam gengsi maupun tekanan sosial untuk selalu tampil mengikuti tren. Ia menilai setiap orang dapat tetap percaya diri tanpa harus menggunakan barang bermerek ataupun produk tiruan demi mendapatkan pengakuan.

Selain mengangkat isu yang dekat dengan kehidupan generasi muda, Daniel juga mengungkapkan proses kreatif di balik Paling Skena. Berbeda dengan sebagian lagu yang berawal dari penulisan lirik, lagu ini justru diawali dari pembuatan musik.

"Musik dulu," ujarnya singkat saat ditanya mengenai proses penciptaan Paling Skena.

Daniel berharap Paling Skena tidak hanya menjadi karya yang menghibur, tetapi juga mengajak anak muda lebih menghargai keaslian, mendukung produk orisinal, serta berani menjadi diri sendiri tanpa harus mengejar validasi melalui penampilan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....