Salah Tapi Baik, Single Safira Zaza Bernuansa Balada Emosional

  • 02 Feb 2026 10:42 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Penyanyi Safira Zaza merilis lagu bernuansa balada emosional, bertajuk “Salah Tapi Baik”. Lagu ini mengangkat kisah cinta penuh paradoks: salah secara keadaan, tetapi tetap terasa baik di hati. Lagu ini menyuguhkan lirik puitis dan reflektif tentang perasaan sayang yang ada, tetapi tak pernah benar-benar bisa dimiliki sepenuhnya. 

Melalui lagu “Salah tapi Baik”, Safira Zaza membawa pendengar menyelami pergulatan batin seseorang yang berada dalam hubungan tak sempurna. Lirik-liriknya mempertanyakan keberadaan rasa, senyum, sentuh, hingga cinta yang seharusnya indah, tetapi justru melahirkan luka.

Baca juga: Samuel Cipta Ungkap Rindu Lewat Single Pencuri Malam

Meski begitu, lagu ini tidak hadir sebagai ratapan semata, melainkan sebagai pengakuan jujur atas perasaan yang tetap disyukuri.

“Lagu ini bercerita tentang perasaan yang mungkin salah secara situasi, tapi tetap baik karena pernah memberi arti,” kata Safira Zaza melalui siaran pers yang diterima RRI, Senin, 2 Februari 2026.

Bagian refrain Di doaku menjadi inti emosional lagu, menggambarkan bahwa kisah cinta tersebut kini hanya hidup dalam doa. Pertemuan, pelukan, dan kebersamaan yang tak bisa terjadi di dunia nyata, akhirnya dirawat dalam ruang spiritual dan kenangan. Pesan ini memperkuat tema lagu tentang menerima kenyataan tanpa harus membenci perasaan yang pernah tumbuh.

“Cinta ini salah tapi baik, karena tidak semua yang berakhir harus disesali,” kata Safira.

Baca juga: Tasya Dangdut Academy 7 Rilis Single Perdana

Single ini diproduseri oleh William Chow, dengan komposisi lagu yang dikerjakan bersama Ade Govinda dan Putri Rahartana. Proses produksi musik ditangani oleh Arnold Sadrach, sementara tahap mixing dan mastering dipercayakan kepada Jones Roma dan Stephan Santoso.

Dirilis di bawah naungan MyMusic Records dan diterbitkan oleh Kreatif Indigo Musik, “Salah Tapi Baik” diharapkan dapat menjadi teman bagi pendengar yang pernah berada di persimpangan antara logika dan perasaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....