Musik dan Psikologi Jadi Satu dalam Karya Dewanda

  • 14 Okt 2025 23:06 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Penyanyi muda Dewanda Pratama memadukan dua dunia yang jarang bersinggungan yaitu musik dan psikologi. Dalam talkshow Pro 2 RRI Banten, Selasa (14/10/2025) Dewanda yang tengah menempuh pendidikan psikologi mengungkapkan bahwa ilmu tersebut banyak membantunya memahami emosi manusia saat menciptakan lagu.

“Psikologi membuat saya lebih peka terhadap perasaan orang lain. Ketika teman bercerita, saya jadi bisa menangkap sisi emosional yang dalam, lalu menuangkannya dalam musik,” ucapnya.

Menurutnya, musik dan psikologi sama-sama berbicara tentang perasaan dan manusia. “Musik bisa jadi sarana terapi, dan psikologi membantu saya memahami maknanya lebih jauh,” ujar Dewanda.

Sebagian besar lagu ciptaannya bergenre pop ballad dengan tema galau dan reflektif. Bagi Dewanda, menulis lagu bukan hanya tentang melodi, tapi juga soal proses penyembuhan. “Menulis lagu bisa jadi cara untuk menyalurkan emosi, melepaskan tekanan, dan menjaga kesehatan mental,” katanya.

Selain menulis lagu, Dewanda juga aktif membuat konten di media sosial yang menggabungkan tema psikologi dan musik. Ia berharap bisa menginspirasi anak muda untuk mengekspresikan diri melalui karya yang positif.

“Kadang orang takut kelihatan rapuh, padahal dari sisi psikologis, mengekspresikan kesedihan lewat musik itu sehat. Saya ingin musik saya jadi ruang aman buat mereka,” ucapnya.

Dengan pendekatan uniknya, Dewanda dianggap sebagai sosok musisi muda yang mampu menghadirkan kedalaman emosional dalam setiap karya. Ia berencana terus mengeksplorasi berbagai genre sambil membawa pesan kesadaran mental bagi generasi muda. (Bachtiar Rahadi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....