Pemkab Pandeglang Disarankan Gelar Mediasi Perihal Larangan Musik di BIC

  • 24 Des 2022 16:04 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Pelarangan musik diacara Banten Indie Clothing “The City Series” yang berlangsung di Alun-alun Pandeglang sejak 21-25 Desember 2022, menyedot perhatian banyak orang.

Tagar #RipMusikPandeglang pun bergema di media sosial sebagai ungkapan kekecewaan atas pelarangan tersebut.

Menanggapi hal itu, Ketua Forum Ekonomi Kreatif (Fekraf) Banten, Andi Suhud ikut menyayangkan pelarangan aktivitas musik di panggung BIC.

Baca juga:

Konser Musik Dilarang, Tagar #RipMusikPandeglang Menggema

“Saya prihatin atas apa yang terjadi di Pandeglang, dimana kegiatan BIC atau kegiatan anak-anak muda dalam mengangkat perekonomian melalui ekonomi kreatif dan UMKM diintimidasi oleh sekelompok orang dengan mengatasnamakan pelarangan kegiatan musik dan lain sebagainya. Bahkan dituduh sebagai kegiatan yang mengandung maksiat dan lain sebagainya,” katanya, Sabtu (24/12/2022).

Padahal dia menilai, acara semacam itu memiliki berbagai dampak poitif, terutama dalam hal meningkatkan ekonomi kreatif dan UMKM. Oleh karenanya dia mendesak pihak-pihak terkait untuk melakukan mediasi guna mencari solusi terbaik.

Baca juga:

BIC Tanpa Musik, Netizen Serbu Instagram Irna Narulita

“Kami mengimbau kepada semua pihak terkait, pemerintah, aparat penegak hukum, dan pihak-pihak yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan ekonomi kreatif, untuk bisa melakukan mediasi, bisa melakukan solusi-solusi terhadap kejadian seperti ini agar tidak terulang dimasa yang akan datang. Karena bagaimana pun juga, ekonomi kreatif dan UMKM adalah seperti yang kita tahu menjadi garda terdepan dalam Pemulihan Ekonomi Nasional,” ucap Andi.

Senada diutarakan Dewan Penasehat Indonesia Creative City Network (ICCN) Banten, Firman Hadiansyah. Dia memandang pelarangan aktivitas musik karena dikhawatirkan mengundang maksiat adalah keliru.

Baca juga:

Dua Tahun Vakum, BIC Kembali dengan “The City Series”

“Karena kegiatan-kegiatan kreatif bukanlah kegiatan maksiat, begitu ya. Itu adalah kegiatan yang kreatif, yang menaylurkan bakat anak muda. Termasuk UMKM hadir di Pandeglang sebagai bagian dari kolaborasi stakeholder, hexahelix sehingga semua bisa terlibat dalam kegiatan-kegiatan kreatif,” ucapnya.

Maka dari itu, Firman menyarankan Kepala Daerah di Pandeglang beserta jajarannya, untuk memediasi supaya kegiatan yang meningkatkan sektor ekonomi kreatif dan UMKM di Pandeglang berjalan lancar.

“Saya kira terkait hal ini, saya mohon, saya mengimbau kepada Ibu Bupati Pandeglang, Bu Irna kemudian jajaran dari Kepolisian dan pihak-pihak terkait agar memediasi,” saran akademisi Untirta itu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....