Wisata Kuliner Pasar Lama Serang Jadi Daya Ungkit Ekonomi Kerakyatan
- 18 Jan 2024 16:14 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Wajah Pasar Lama Kota Serang berubah drastis. Pasalnya sejak akhir tahun 2023, sebagian kawasan salah satu pasar tertua di Kota Serang itu disulap menjadi wisata kuliner saat malam hari.
Dilengkapi sarana dan ornamen yang memanjakan mata, Pasar Lama kini terasa lebih hidup. Jauh dari kesan kumuh dan kotor, yang selama ini kerap dijumpai. Tidak hanya hidup dalam penampilan, namun juga mampu menghidupi secara pendapatan.
Baca juga:
Tanggulangi Inflasi, Kota Serang Aktifkan Kembali Pasar Lama
Ada ratusan pedagang yang menjualkan aneka ragam makanan di zona kuliner, dari blok A hingga Blok D. Tenda berjualan mereka berdiri diantara pertokoan namun tertata rapi.
Zona kuliner itu merupakan zona relokasi para penjual kuliner kaki lima yang sebelumnya di bahu jalan. Mereka disatukan dalam satu tempat di zona Katuran Dahar yang kemudian ditetapkan sebagai zona Kuliner Halal, Aman dan Sehat (KHAS).
“Berawal dari sebuah ide yang dimana Kota Serang ingin memiliki suatu tempat yang tematik dan ikonik yang menjadi salah satu tempat destinasi masyarakat Kota Serang dan masyarakat umum yang sedang berkunjung ke Kota Serang,” kata Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Dinkopkmperindag) Kota Serang, Wahyu Nurjamil kepada RRI, Kamis (18/1/2024).
/jfc9i92780g0kzv.jpeg)
Selain itu, perubahan wajah Pasar Lama juga sebagai wujud nyata Pemkot Serang dalam meningkatan ekonomi sekaligus menggerakan peningkatan ekonomi kerakyatan.
“Pertama itu kan dimulai dari Februari 2023 dan memberikan pemahaman kepada teman-teman pedagang. Itu enggak mudah, mereka di awal melakukan perlawanan, ada rasa ketakutan. Tapi itu harus disabarin karena kita pun juga harus mengerti bahwa Pemerintah Daerah mungkin sudah terlalu lama tidak menyentuh mereka,” ucap Wahyu.
Selain harus mengedukasi para pedagang, pihaknya juga harus menghadapi oknum-oknum yang dulu memanfaatkan para pedagang untuk mendapatkan keuntungan pribadi.
Baca juga:
Wisata Kuliner Saung Apung Dorong Pengembangan Ekraf Kota Serang
“Banyak tantangan yang dihadapi oleh Dinkopkmperindag, seperti harus mengedukasi para pedagang untuk direlokasi ke tempat yang lebih layak, nyaman dan aman,” katanya.
Akan tetapi kerja keras itu kini membuahkan hasil. Sejak dibuka awal Desember lalu, tidak hanya pedagang yang antusias, namun juga masyarakat pembeli. Setiap hari kawasan itu kini selalu dipadati pembeli, tidak hanya dari Kota Serang, namun juga luar daerah.
“Memang dalam mengubah suatu kebiasan tidaklah mudah, seperti mengubah Pasar Lama Kota Serang yang tadinya kumuh, kini banyak masayarakat yang berkunjung untuk berwisata kuliner dengan aman dan nyaman,” ujar dia.

Wahyu bahkan mengaku kewalahan dalam menampung antusiasme pedagang yang ingin berjualan di Pasar Lama. Mengingat pihaknya juga mengalami keterbatasan tempat sehingga tidak semua pedagang bisa tertampung.
“Harapannya, dengan adanya Zona KHAS tersebut pengunjung lebih nyaman dan bisa menikmati makanan yang mereka beli dengan halal, aman dan sehat bagi masyarakat Kota Serang dan sekitarnya,” ucap Wahyu mengakhiri pembicaraan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....