Generasi Muda Banten Hidupkan Wayang Nganjor Lewat Kreativitas
- 19 Agt 2025 13:25 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Upaya menjaga budaya lokal kembali ditunjukkan oleh Komunitas Wayang Nganjor Indonesia. Berdiri sejak 2016 di Pandeglang, komunitas ini lahir dari keprihatinan minimnya pertunjukan wayang yang dapat diakses masyarakat karena faktor biaya dan jarak. Melalui konsep sederhana dan merakyat, Wayang Nganjor menghadirkan pertunjukan yang bisa dinikmati lintas usia.
Keunikan Wayang Nganjor terletak pada paduan musik tradisional Banten, seperti bedug, calung, hingga toleat, yang membuat suasana pertunjukan terasa lebih dekat dengan masyarakat. Dengan ciri khas ini, pertunjukan mereka tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga sarana edukasi budaya yang menyentuh aspek kearifan lokal.
Selain itu, komunitas ini aktif melibatkan anak-anak muda untuk menjadi dalang, sinden, hingga pengrawit. Dalang cilik bahkan dididik sejak dini agar seni pertunjukan wayang tidak kehilangan generasi penerus. Bahasa Sunda pun kembali dihidupkan melalui interaksi dalam pementasan.
Menurut Tirta Nugraha Pratama, pendiri Wayang Nganjor, filosofi wayang sebagai cerminan kehidupan manusia menjadi alasan kuat mengapa kesenian ini tetap relevan. “Wayang adalah potensi budaya daerah yang bisa memajukan kebudayaan nasional,” ujarnya (18/8/2025).
Dengan semangat kolektif, Wayang Nganjor membuktikan bahwa budaya lokal Banten mampu tetap eksis. Tradisi tidak hanya bisa bertahan, tetapi juga berkembang bila dikemas dengan inovasi. (Shanadu Putra Nugraha).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....