Sejumlah Game yang Dapat Cap Terburuk

  • 16 Agt 2025 15:39 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Dunia game tidak selalu dipenuhi dengan judul-judul sukses. Di balik popularitas sejumlah game besar, ada pula deretan game yang justru mendapat cap sebagai permainan terburuk karena berbagai alasan, mulai dari grafis buruk, gameplay membosankan, hingga sistem mikrotransaksi yang berlebihan.

Salah satu yang banyak dibicarakan adalah "GTA Trilogy Remastered", yang semula diharapkan memberi nostalgia bagi penggemar seri legendaris. Namun, bug grafis, animasi karakter kaku, serta kualitas remaster yang dinilai asal-asalan menjadikannya bahan kritik keras. Banyak gamer menilai versi klasik jauh lebih baik dibanding edisi terbaru ini.

Game lain yang juga masuk dalam daftar adalah “Ride to Hell: Retribution”, yang meski sudah lama dikenal, kembali menjadi contoh buruk dalam sejarah industri game. Kualitas grafis rendah, bug tidak terhitung, serta alur cerita yang dianggap tidak masuk akal menjadikannya bahan kritik keras dari komunitas gamer.

Selain itu, “X-Blades HD” juga mendapat label mengecewakan. Meskipun membawa embel-embel remaster, game ini tidak menawarkan perbaikan signifikan. Kontrol masih terasa kaku, level desain monoton, dan peningkatan visual yang minim membuatnya gagal memenuhi ekspektasi penggemar.

Seorang gamer asal Serang, Bonar menilai, fenomena ini menjadi pelajaran penting. “Banyak developer terlalu fokus mengejar keuntungan, tapi mengabaikan kualitas gameplay. Akibatnya, gamer merasa kecewa karena game tidak sesuai dengan ekspektasi,” ujarnya, Sabtu (16/5/2025).

Daftar game terburuk ini menunjukkan bahwa reputasi besar maupun promosi masif tidak selalu menjamin kesuksesan. Komunitas gamer berharap, para pengembang lebih serius dalam memperhatikan kualitas teknis, alur cerita, serta pengalaman bermain agar kasus serupa tidak terus berulang. (Shanadu Putra Nugraha)

Rekomendasi Berita