Komunitas Sobatpena Indonesia Resah Maraknya Joki Skripsi
- 21 Jul 2025 22:37 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Di tengah maraknya praktik joki skripsi, Sobatpena Indonesia hadir sebagai inisiatif pemuda yang memerangi budaya curang di lingkungan kampus. Berdiri sejak 2020, lembaga ini kini menjadi pelopor pendidikan yang mengusung prinsip kejujuran akademik.
Pendiri Sobatpena, Siti Nurhayati, menyampaikan keresahannya terhadap praktik plagiarisme yang merusak integritas mahasiswa. “Kalau dari awal sudah joki, bagaimana bisa jadi sarjana yang amanah?” ucapnya di dialog Kita Indonesia RRI Pro 2 Banten (21/7/2025).
Lembaga ini tidak hanya memberi bimbingan akademik, tetapi juga menjadi ruang konseling bagi mahasiswa yang kesulitan menyusun skripsi. Tercatat 70% peserta Sobat Pena datang dengan keluhan pribadi, tekanan kampus, dan hambatan komunikasi dengan dosen pembimbing.
Selain bimbingan daring dan luring, Sobatpena mengembangkan buku berjudul Strategi Cepat Menyusun Skripsi No Joki, yang dilengkapi dengan teknik membuat judul, metode penelitian, hingga layout skripsi.
Melalui pendekatan edukatif dan empatik, Sobatpena berhasil memulihkan semangat belajar mahasiswa. “Skripsi itu bukan hanya tugas akhir, tapi latihan menghadapi kehidupan,” ujarnya. (Shanadu Putra Nugraha).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....