Dinkop Lebak Bekali Pelaku UMKM Strategis Nasional Bisnis Matching
- 24 Jul 2026 06:52 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Dinas Koperasi dna UKM Kabupaten Lebak terus mendorong penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Pelaku UMKM dalam bentuk Bisnis Matching yang diselenggarakan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Sintesa Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak, Kamis, 23 Juli 2026.
Sebanyak 20 pelaku UMKM unggulan dari berbagai wilayah di Kabupaten Lebak mengikuti kegiatan yang dirancang untuk mempertemukan pelaku usaha dengan calon mitra bisnis dan membuka akses pasar yang lebih luas.
Peserta yang terlibat merupakan UMKM yang telah memiliki produk unggulan dengan potensi berkembang hingga ke pasar nasional maupun internasional. Melalui kegiatan bisnis matching, para peserta diberikan kesempatan untuk membangun komunikasi dengan berbagai pihak yang berpotensi menjadi mitra usaha, distributor, maupun pembeli.
Selain memperluas jejaring bisnis, kegiatan ini juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin kompetitif. Program tersebut menjadi salah satu strategi Pemerintah Kabupaten Lebak dalam memperkuat daya saing produk lokal melalui peningkatan kualitas kemitraan usaha.
Kegiatan ini juga sejalan dengan program Bupati Lebak yang mengusung visi Lebak Ruhay, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui hilirisasi berbasis potensi lokal. Melalui pendekatan tersebut, pemerintah daerah berharap nilai tambah berbagai komoditas lokal dapat terus meningkat sehingga memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.
Produk-produk yang difasilitasi dalam kegiatan ini berasal dari sektor pangan dan kriya yang memanfaatkan bahan baku lokal. Komoditas pangan yang diangkat antara lain berbahan dasar gula aren, pisang, singkong, melinjo, dan pariya yang telah diolah menjadi berbagai produk bernilai jual tinggi.
Sementara dari sektor kriya, peserta menampilkan produk fashion muslim, tenun Baduy, serta batik khas Lebak yang memiliki identitas budaya daerah. Seluruh produk tersebut dinilai memiliki peluang untuk menembus pasar yang lebih luas apabila didukung dengan strategi pemasaran dan kemitraan yang tepat.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak, Imam Suangsa, mengatakan kegiatan bisnis matching merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam memperkuat ekosistem UMKM. "Melalui kegiatan bisnis matching ini kami ingin membuka akses pasar yang lebih luas bagi para pelaku UMKM. Produk-produk unggulan Lebak memiliki kualitas yang mampu bersaing sehingga perlu dipertemukan dengan mitra usaha yang tepat agar omzet dan jangkauan pasarnya terus meningkat," ujar Imam Suangsa saat membuka kegiatan.
Ia menambahkan, peningkatan kapasitas pelaku UMKM tidak cukup hanya melalui pelatihan, tetapi juga harus dibarengi dengan akses terhadap jejaring bisnis dan peluang pemasaran."Kami berharap kegiatan ini mampu melahirkan kerja sama yang berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Lebak akan terus hadir memfasilitasi promosi, pendampingan, serta membuka peluang agar produk UMKM Lebak dapat menembus pasar nasional bahkan pasar global," katanya.
Imam menegaskan, pemanfaatan bahan baku lokal menjadi salah satu kekuatan utama UMKM Kabupaten Lebak yang harus terus dikembangkan. Hilirisasi produk lokal akan memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, seluruh peserta akan mendapatkan kesempatan mengikuti berbagai pameran berskala regional maupun nasional. Agenda terdekat adalah Pameran Hari Koperasi dan UMKM Tingkat Kabupaten Lebak yang akan digelar pada 21–25 Agustus 2026.
Para pelaku UMKM juga akan difasilitasi mengikuti Pameran UMKM Jawara Banten di Kota Cilegon pada 28 Agustus hingga 2 September 2026. Keikutsertaan dalam berbagai pameran tersebut diharapkan mampu memperluas promosi produk unggulan Kabupaten Lebak sekaligus membuka peluang transaksi dan kerja sama bisnis yang lebih besar.
Melalui rangkaian program pembinaan, bisnis matching, dan fasilitasi pameran, Pemerintah Kabupaten Lebak optimistis UMKM lokal akan semakin berkembang, memiliki daya saing tinggi, serta mampu menjadi pilar penting dalam pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....