Disperindag Lebak Pantau Harga Bahan Pokok, Relatif Stabil
- 24 Jul 2026 06:47 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Harga rata-rata bahan pokok di pasar-pasar Kabupaten Lebak pada Kamis, 23 Juli 2026, secara umum masih berada dalam kondisi relatif stabil dibandingkan hasil pemantauan sebelumnya pada 20 Juli 2026. Hasil pemantauan yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak menunjukkan sebagian besar komoditas tidak mengalami perubahan harga yang signifikan.
Meski demikian, terdapat sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga akibat adanya perubahan pasokan dan meningkatnya permintaan di tingkat pasar. Komoditas yang mengalami kenaikan harga di antaranya beras medium KW II, bawang putih, cabai merah keriting, cabai merah besar, cabai rawit hijau, telur ayam broiler, minyak goreng curah, serta minyak goreng kemasan.
Kenaikan harga pada komoditas hortikultura, khususnya cabai dan bawang putih, masih dipengaruhi oleh kondisi distribusi dari daerah pemasok. Permintaan masyarakat yang tetap tinggi turut memberikan pengaruh terhadap pergerakan harga beberapa komoditas tersebut.
Beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga dibandingkan pemantauan sebelumnya. Komoditas yang mengalami penurunan harga meliputi bawang merah, cabai rawit merah, daging ayam broiler, dan daging sapi murni.
Turunnya harga sejumlah komoditas tersebut memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Di sisi lain, beberapa komoditas strategis masih menunjukkan harga yang stabil.
Komoditas tersebut antara lain beras medium KW I, daging kerbau murni, dan gula pasir lokal. Stabilnya harga komoditas tersebut dinilai menjadi indikator bahwa pasokan di pasar masih berada dalam kondisi yang cukup baik.
Disperindag Kabupaten Lebak terus melakukan pemantauan harga di sejumlah pasar tradisional secara berkala. Pemantauan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah dinamika pasar. Selain memantau harga, petugas juga mengawasi kondisi pasokan dari distributor hingga pedagang di tingkat pasar.
Langkah tersebut bertujuan untuk mengantisipasi potensi gejolak harga yang dapat memengaruhi daya beli masyarakat. Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kabupaten Lebak, Yani, mengatakan bahwa secara umum kondisi harga bahan pokok masih terkendali.
"Secara umum harga bahan pokok di pasar-pasar Kabupaten Lebak masih relatif stabil. Memang ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan dan penurunan harga, tetapi perubahannya masih dalam batas yang wajar," ujar Yani, Kamis, 23 Juli 2026.
Fluktuasi harga merupakan hal yang lazim terjadi, terutama pada komoditas hortikultura yang sangat dipengaruhi kondisi cuaca, pasokan, dan distribusi. Yani menambahkan, Disperindag terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan distribusi barang berjalan lancar sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
"Kami akan terus melakukan pemantauan harga secara berkala di seluruh pasar. Tujuannya agar stabilitas harga tetap terjaga, pasokan tersedia, dan masyarakat memperoleh informasi harga yang akurat serta terkini," katanya. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena stok kebutuhan pokok di Kabupaten Lebak masih mencukupi.
Disperindag optimistis kondisi pasar akan tetap kondusif apabila distribusi barang berjalan normal dan pasokan dari daerah penghasil tetap terjaga. Melalui pemantauan rutin dan koordinasi dengan para pelaku usaha, pemerintah daerah berharap gejolak harga dapat diminimalkan sehingga stabilitas ekonomi daerah dan daya beli masyarakat tetap terjaga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....